Anggota KBB Ditangkap di Kenyam Papua: Terlibat Pembantaian Ustaz-Pendeta

7 Agustus 2025 19:58 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota KBB Ditangkap di Kenyam Papua: Terlibat Pembantaian Ustaz-Pendeta
Satgas Damai Cartenz menangkap Nowaiten Telenggen alias German Ubruangge (30), anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya di wilayah Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (7/8) pukul 09.04 WIT.
kumparanNEWS
Anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya yang diamankan di Nduga, Papua. Foto: Dok. Mabes Polri
zoom-in-whitePerbesar
Anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya yang diamankan di Nduga, Papua. Foto: Dok. Mabes Polri
ADVERTISEMENT
Satgas Damai Cartenz menangkap Nowaiten Telenggen alias German Ubruangge (30), anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya di wilayah Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (7/8) pukul 09.04 WIT.
ADVERTISEMENT
Nowaiten ditangkap tepatnya saat berada di salah satu puskesmas dengan kondisi mabuk. Saat diamankan, ia tak melakukan perlawanan.
“Penangkapan ini merupakan langkah signifikan dalam upaya kita menekan ruang gerak KKB di wilayah Papua. Kami akan terus menelusuri jaringan yang berkaitan dengan Egianus Kogoya untuk menjamin keamanan warga sipil,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani lewat keterangannya.
Anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya yang diamankan di Nduga, Papua. Foto: Dok. Mabes Polri
Menurut Faiza, Nowaiten terlibat pembantaian warga, ustaz dan pendeta di Nogolaid pada 10 Juli 2022, penembakan pesawat SAM Air PK-SMG di Bandara Kenyam pada 7 Juni 2022, dan penembakan terhadap mobil Armour putih di Jalan Trans Batas Batu, Kampung Yasoma pada 21 April 2022.
"Pembantaian terhadap pendeta, ustaz, dan warga sipil di Kampung Nogolaid pada 16 Juli 2022," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Ditemukan Jaringan Komunikasi KKB
Dari pemeriksaan digital, ditemukan juga rekaman suara yang mengindikasikan rencana aksi lanjutan.
Dalam rekaman itu, Nowaiten tengah melakukan lobi dana dan logistik ke sejumlah pengusaha di Nduga, serta mengancam akan memblokade jalan menuju wilayah Batas Batu bila tuntutannya tidak dipenuhi.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing narasi dari simpatisan KKB.
“Kami komitmen menyampaikan informasi yang akurat dan terbuka kepada masyarakat. Kami juga minta dukungan masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui keberadaan anggota kelompok bersenjata,” katanya.
Kini, Satgas masih mendalami jaringan dan peran lanjutan Nowaiten Telenggen, termasuk kemungkinan komunikasi dengan UKM atau tokoh-tokoh lokal yang diduga bersimpati kepada KKB.
ADVERTISEMENT
Koordinasi juga dilakukan dengan aparat keamanan wilayah untuk mengejar anggota kelompok Egianus Kogoya yang masih aktif.