Angka Kematian Virus Corona di China Makin Bertambah, Capai 563 Jiwa

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang kru Thai Airways mendisinfeksi kabin pesawat nasional untuk mencegah penyebaran coronavirus di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok. Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha
zoom-in-whitePerbesar
Seorang kru Thai Airways mendisinfeksi kabin pesawat nasional untuk mencegah penyebaran coronavirus di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok. Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha

Jumlah kematian akibat wabah virus corona baru atau novel coronavirus 2019 (2019-nCoV) terus bertambah setiap harinya. Hingga Kamis (6/2), virus mematikan ini telah merenggut 563 jiwa dari yang sebelumnya 490 jiwa.

Dilansir Reuters, Komisi Kesehatan China menyebut ada penambahan jumlah korban meninggal sebanyak 73 jiwa. Sebagian besar berasal dari Provinsi Hubei.

Sementara jumlah pasien virus corona bertambah 3.694 orang pada Rabu (5/2), sehingga total keseluruhan menjadi 28.018 orang.

Ilustrasi tabung reaksi menunjukkan positif virus Corona. Foto: REUTERS/Dado Ruvic

Selain China, kematian akibat virus corona juga terjadi di Filipina dan Hong Kong, masing-masing berjumlah satu jiwa. Jika ditotal angka kematian virus corona secara global mencapai 565 jiwa.

Kasus kematian di Flipina terjadi pada seorang pria 44 tahun asal Wuhan yang datang ke negara itu bersama pasangannya yang juga dinyatakan positif virus corona. Pria itu meninggal setelah mengalami pneumonia parah akibat virus corona.

Sementara kasus di Hong Kong terjadi pada seorang pria 39 tahun yang memiliki riwayat penyakit disertai. Pria Hong Kong itu memiliki penyakit gagal jantung dan meninggal dunia di Rumah Sakit Princess Margaret, Kwai Chung.

embed from external kumparan

Virus corona pertama kali terjadi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, pada awal Desember 2019. Wabah ini semakin menyebar ke seluruh penjuru negeri dan beberapa negara tetangga, seperti Korea Selatan, Jepang, Thailand, dan Hong Kong pada Januari 2020. Hingga akhirnya virus ini menyebar ke Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, hingga Amerika.

Hanya tinggal Afrika, benua yang belum terdeteksi penyebaran virus corona. Negara-negara di Afrika pun tengah berjuang agar virus corona tak menyebar dengan cepat ke benua hitam ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun telah menetapkan virus corona dalam status darurat global pada Kamis (30/1). Situasi yang mirip saat terjadi wabah H1N1 atau flu babi, virus zika di Brasil, dan ebola di beberapa negara Afrika.

Infografik Waspada Virus Corona. Foto: Andri Firdiansyah Arifin/kumparan
kumparan post embed