kumparan
11 April 2019 10:20

Anies Akan Tata Kolong Tol di Jakarta untuk Lokasi Seni dan Budaya

Parkir Liar di Ruas Jalan Kolong Tol Becakayu
Sejumlah mobil yang terparkir di kolong tol di Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, Jakarta Timur pada 13 Februari 2019. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Pemprov DKI berencana menata dan mengelola kolong tol yang ada di Jakarta. Untuk memuluskan langkah tersebut, Gubernur DKI Anies Baswedan sudah mengirim surat kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono agar mengizinkan pihaknya mengelola kolong tol.
ADVERTISEMENT
“Kita punya banyak contoh di berbagai tempat di dunia di mana itu (kolong tol) bisa dipakai untuk kegiatan masyarakat dari mulai seni, budaya sampai kegiatan komersial itu semua bisa dilakukan di bawah situ,” kata Anies menjawab wartawan di sela menghadiri acara di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, (11/4).
Slipi Skatepark
Suasana di Slipi Skatepark. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Saat ini Pemprov DKI sudah menata kolong tol Slipi dengan mengubahnya sebagai arena permainan skateboard. Anies menjelaskan, penataan di lokasi tersebut merupakan salah satu contoh yang bisa saja diterapkan di wilayah lain.
“(Tol Slipi) Itu satu model, tapi banyak model yang kita mau kembangkan. Dan contoh-contoh sudah banyak,” ujar Anies.
Musala gaya Tiongkok di kolong tol
Musala gaya Tiongkok di kolong tol Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Meski begitu, Anies belum bisa memastikan kolong tol mana yang akan ditata terlebih dahulu. Sebab, ia mengaku masih menunggu balasan surat yang dikirimkannya ke Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tanggal 6 Maret lalu.
ADVERTISEMENT
“Nanti, kita lihat mana yang sudah diserahkan saja. Belum (dibalas suratnya), kita sudah kirim tanggal 6, kita lagi tunggu,” tutur Anies.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan