Anies Baswedan Ingin Jakarta Tahun 2020 Olah 30 Persen Sampah Sendiri

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi Sampah Plastik Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi Sampah Plastik Foto: Shutterstock

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan Jakarta bisa menjadi kota mandiri yang mengolah sampahnya sendiri. Ia menargetkan tahun ini Jakarta bisa mengolah 30 persen sampah.

Keinginan itu disampaikan Anies saat mengunjungi Kampung Hijau, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat. Kampung Hijau merupakan salah satu kampung di Jakarta yang telah mengolah sampahnya sendiri.

“Kita di Jakarta kirim sampah ke tetangga, sudah saatnya kita mengelola sampah itu sendiri,” ujar Anies di Jalan Cempaka Putih Timur, Jumat (21/2).

“Kita berharap 30 persen bisa diolah di tempat sendiri,” imbuhnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana (kedua kiri) menyambangi kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/2). Foto: Efira Tamara/kumparan

Anies mengungkapkan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta rata-rata mengangkut 7.600 ton sampah setiap harinya. Menurutnya, jumlah itu bisa berkurang jika masyarakat mengolah sampahnya sendiri.

"Kita harus bangun perubahan cara pikir, sisa atau residu (sampah) itu bisa digunakan kembali," kata Anies.

Anies mengajak masyarakat menerapkan sistem Kupilah (Kurangi, Pilah, dan Olah) sebelum membuang sampah. Ia mengatakan sampah yang masih bisa diolah, dikelola masyarakat untuk kepentingan ekonomi.

“Kegiatan perekonomian akan bergerak, karena pengelolaan sampah itu bisa menghasilkan secara ekonomi,” ujar Anies.

Sementara itu, Anies mengatakan, sampah yang tidak bisa diolah masyarakat bakal diambil alih oleh pemerintah. Sampah-sampah itu akan diolah di tempat pengolahan sampah terpadu (ITF) untuk menghasilkan energi.

kumparan post embed