Anies Bicara Kondisi Usai Divaksin AstraZeneca: Pegal, Mirip Flu, Hanya 1,5 Hari
·waktu baca 1 menit

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan rupanya sudah divaksin corona. Anies divaksin di ruang kerjanya menggunakan vaksin AstraZeneca.
Sejumlah pertanyaan memang ditujukan kepadanya karena Anies termasuk yang belakangan divaksin. Ya karena Anies merupakan penyintas corona. Ada syarat khusus bagi para penyintas sebelum bisa divaksin.
Namun, Anies tak menjelaskan lebih detail kapan dirinya divaksin.
“Ya, Alhamdulillah, saya juga sudah divaksin. Pengalaman saya adalah vaksin dengan Oxford-AstraZeneca,” kata Anies dikutip dari instagram @aniesbaswedan, Selasa (29/6).
Anies lalu berbagi pengalamannya setelah divaksin AstraZeneca. Dia mengungkapkan sejumlah efek yang dirasakan tubuhnya. Itu juga tidak berlangsung lama.
“Apakah ada gejala sesudahnya? Ya ada, yaitu pegal di lengan dan-seperti temuan riset dan dikatakan dokter-ada rasa pegal/linu di sendi-sendi. Kira-kira mirip dengan gejala flu, tapi tanpa pilek dan batuk,” ungkap Anies.
“Cukup minum paracetamol yang memang diberikan saat vaksin, alhamdulillah ketidaknyamanan itu berkurang. Itu berlangsung kira-kira selama 1,5 hari, sesudah itu semua gejala hilang dan kembali seperti biasa,” tambahnya.
Vaksinasi adalah cara untuk menstimulasi imun sistem di tubuh kita untuk akhirnya bisa memproteksi dan melindungi diri dan orang sekitar.
“Vaksinasi salah satu ikhtiar kita menjaga diri dan orang-orang terdekat yang kita sayangi,” pungkasnya.
