Anies: Kasus Aktif Jakarta 17 Ribu, Tertinggi Selama Pandemi Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Yuddy Cahya Budiman/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Yuddy Cahya Budiman/REUTERS

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan untuk melakukan pengetatan di Jakarta mulai 11 Januari hingga 25 Januari seiring dengan adanya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali. Pasalnya, saat ini kasus aktif di Jakarta juga mencapai puncaknya di angka 17 ribu lebih kasus aktif.

Anies mengatakan, kasus aktif di Jakarta hingga Jumat (7/1) ada di angka 17.382 kasus. Ini merupakan akumulasi pasien yang dirawat dan melakukan isolasi mandiri.

"Saat ini 17 ribu, penting kita ketahui karena 17 ribu jadi concern kita. Artinya kita harus siapkan fasilitas isolasi terkendali, hotel atau wisma. Fasilitas perawatan, kondisi berat atau sedang. Kasus aktif Jakarta ini adalah yang tertinggi di dalam perjalanan pandemi kita," ujar Anies dalam konferensi yang disiarkan secara virtual, Sabtu (9/1).

Selama 9 bulan menghadapi pandemi corona, kata Anies, peningkatan kasus memang selalu terjadi usai libur panjang. Naiknya tren kasus aktif di Jakarta terjadi usai libur panjang yang terjadi di bulan Oktober. Semenjak saat itu kasus terus naik.

"Jakarta pernah alami first wave dan second wave. Apa yang terjadi? Di Jakarta bulan September ketika kita melakukan pengetatan yang sebelumnya kurvanya naik, ketika pengetatan kurvanya mendatar dan penurunanya sampai 50 persen. Dari 13 ribu menurun sampai 6 ribu kasus," jelas Anies.

embed from external kumparan

"Ada liburan di sini yang berharap turun dia nanjak lagi. Nah sekarang kita di bulan Januari sedang di puncaknya. Nah sekarang kita lakukan PSBB nantinya bisa melandai. Kemudian setelah melandai bisa turun, turunnya kita harapkan tuntas," tambahnya.

Untuk diketahui, hingga Sabtu (9/1) kasus corona di Jakarta sudah tembus angka 200.658 kasus dengan 17.633 kasus aktif. Penambahan kasus harian Jakarta juga pecah rekor kemarin, Jumat (7/1) dengan 2.959 kasus baru dalam satu hari.