Anies Kukuhkan Anggota Paskibraka yang Kibarkan Merah Putih di HUT Ke-76 RI

16 Agustus 2021 20:23
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Anies Kukuhkan Anggota Paskibraka yang Kibarkan Merah Putih di HUT Ke-76 RI (30128)
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memimpin Apel Pengawasan dan Penindakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Lapangan Blok G Balai Kota Jakarta, pada Senin (14/9). Foto: Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengukuhkan putra-putri yang terpilih menjadi anggota Paskibraka Provinsi DKI tahun 2021. Proses seleksi berlangsung dengan ketat dari berbagai SMA/SMK/Madrasah baik negeri, swasta di seluruh wilayah Jakarta.
ADVERTISEMENT
“Anda mendapatkan tugas untuk mengibarkan sang merah putih saat upacara, tapi ingatlah bahwa sang merah putih itu bukan hanya dikibarkan lewat upacara, sang merah putih dikibarkan lewat perjuangan,” ujar Anies kepada Paskibraka DKI Jakarta, dikutip dari Instagram pribadi Anies, @aniesbaswedan, Senin (16/8).
Menurutnya, saat ini adalah tugas bagi mereka untuk meneruskan tongkat estafet perjuangan untuk mengibarkan sang merah putih setinggi-tingginya sepanjang masa.
“Anda secara simbolik meneruskan tongkat estafet perjuangan itu, tugas Anda hari ini adalah mengibarkan Sang Merah Putih dalam sebuah upacara, tugas generasi Anda adalah mengibartinggikan Sang Merah Putih sepanjang masa, saya ulang, tugas generasi Anda mengibartinggikan sang merah putih sepanjang masa,” ungkapnya.
Lanjutnya, Anies mengatakan bahwa hal ini sebagai cerminan bahwa para paskibraka siap untuk menaikkan sang merah putih di hadapan para generasi lama.
ADVERTISEMENT
Para generasi lama saat ini yang dari 30 tahun lalu akan hadir melihat para generasi muda mengibarkan sang merah putih, kata dia, sebagai pesan simbolik bahwa perjuangan kemerdekaan harus terus menerus dilakukan.
“Karena merdeka itu bukan sekadar menggulung kolonialisme, merdeka itu adalah menggelar keadilan sosial, menggelar kesejahteraan, karena itulah berbeda dengan menggulung, sekali digulung maka selesailah kolonialisme itu, tapi menggelar harus terus menerus dikerjakan sampai setiap warga Indonesia, setiap unsur bangsa Indonesia merasakan gelar keadilan, gelar kesejahteraan,” tegasnya.
Selain itu, dirinya menyampaikan tidak hanya diperlukan stamina fisik dalam mengibarkan sang merah putih, tetapi juga stamina intelektual yang harus dipersiapkan.
Ia mengungkapkan bahwa perjalanan para generasi muda masih panjang dan jadikan pengalaman menjadi paskibraka sebagai awalan untuk menguatkan republik ini yang bangga atas prestasi rakyatnya.
ADVERTISEMENT
“Tugas anda bersiap untuk itu, anak muda membaca masa depan, menyiapkan masa depan, Anda generasi baru Anda bersiap, buat kami semua bangga atas apa yang ditorehkan untuk republik ini,” tuturnya.
Anies bercerita tentang para perintis kemerdekaan yang telah menghibahkan waktu, tenaga, dan energinya untuk kemerdekaan selama kurang lebih 37 tahun, kata dia, kalau membaca buku sejarah hanya 5 menit selesai.
“Bayangkan orang-orang yang harus menjalani proses perjuangan itu belasan tahun dan sebagian harus menghabiskan di dalam sel-sel tahanan di dalam pengasingan yang masa penahanannya sama dengan masa usia sekolah anda,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Anies kembali berpesan bahwa para Paskibraka akan mengibarkan bendera di lokasi peristiwa-peristiwa penting yang membuat sang merah putih bisa berkibar tinggi seperti sekarang.
ADVERTISEMENT
“Pelajari, camkan, pahami pribadi-pribadi yang menjadi perintis kemerdekaan itu. Tugas Anda sekarang ditambah, bukan hanya memahami sejarah bukan hanya mengerti sejarah, tugas Anda adalah membuat sejarah,” jelasnya.
Anies berharap para generasi muda saat ini untuk membuat sejarah gemilang sehingga anak-anak kita kelak nanti akan menengok peristiwa perjuangan yang telah dilalui oleh orang tua kita.
“Buatlah sejarah gemilang sehingga kelak anak-anak kita dan anak-anak dari anak-anak kita akan menengok kepada peristiwa-peristiwa hari ini sebagaimana kita menengok kembali atas peristiwa-peristiwa yang terjadi oleh perjuangan orang tua kita yang orang tua dari orang tua kita,” pungkasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020