Anies Minta Pengelola Sisir Kawasan Monas Usai Ledakan Granat Asap

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota TNI menutup lokasi bekas ledakan di Monas, Jakarta Pusat, dengan tanah. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Anggota TNI menutup lokasi bekas ledakan di Monas, Jakarta Pusat, dengan tanah. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ledakan di Monas, Jakarta, yang bersumber dari granat asap mengakibatkan dua anggota TNI yang sedang berolah raga pagi terluka. Insiden tersebut menjadi perhatian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies mengaku telah berkomunikasi dengan Kapolda terkait masalah ledakan tersebut. Sebagai tindak lanjut, Anies memerintahkan kepala UPT Monas untuk menyisir kawasan Monas.

"Kemudian saya langsung panggil juga Kepala UPT Monas, saya instruksikan untuk melakukan semacam penyisiran di seluruh kawasan di Monas oleh petugas kami sendiri," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta, Selasa (3/12).

Dia meminta petugas UPT Monas meneliti secara seksama setiap sudut kawasan wisata tersebut usai insiden ledakan di Monas. Jika menemukan hal mencurigakan, petugas Monas diminta segera melapor ke pihak aparat keamanan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Youtube/@PEMPROV DKI JAKARTA

"Kalau ditemukan ada hal-hal yang dianggap berbahaya laporkan kepada aparat keamanan yang bertugas," tuturnya.

Meski begitu, Anies memastikan Jakarta dalam kondisi aman, meski sempat terjadi ledakan di Monas. Pemprov DKI akan terus berkoordinasi dengan Polri dan TNI untuk memastikan keamanan.

"Mengenai aspek keamanan prosedur pengamanan alat dan lain-lain kapasitas menjawabnya ada di pihak penegak hukum jadi polisi dan TNI yang bisa menjelaskan soal itu kami pada pengelolaan kawasannya. Meskipun begitu kami lakukan review untuk bisa nanti dicek," ujarnya.

kumparan post embed