Anies: Semoga Kita Bisa Lewati Liburan Tanpa Lonjakan Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah kendaraan melintas di tol Jakarta-Cikampek, Jatimulya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (28/10). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan melintas di tol Jakarta-Cikampek, Jatimulya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (28/10). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Libur panjang alias long weekend memiliki risiko besar terhadap lonjakan kasus corona. Saat mobilitas tinggi, tingkat penularan juga meningkat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengingatkan warga yang tengah berlibur untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Hanya dengan cara itu, libur panjang kali ini akan terbebas dari lonjakan corona.

"Insyaallah kita melewati masa liburan tanpa melewati konsekuensi lonjakan penularan corona," kata Anies dalam video yang dikutip dari YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (29/10).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Youtube/Pemprov DKI

Salah satu yang paling mengkhawatirkan dalam masa libur panjang ini, yakni munculnya klaster keluarga. Di Jakarta, klaster keluarga menyumbang 39 persen dari kasus corona.

Anies mengungkapkan, sudah ada 4.684 klaster keluarga dengan jumlah kasus positif mencapai 36.659 orang.

Untuk mencegah klaster keluarga semakin banyak, penerapan protokol kesehatan sangat penting. Anies menyebut, kebanyakan warga justru abai pakai masker saat bertemu dengan keluarga atau orang yang dikenal.

kumparan post embed

Ketika kita ingin melindungi saudara kita pakai masker, ketika kita ingin memastikan orang tua kita sehat, pakai masker.

--Anies Baswedan

"Selamat berlibur, selamat menikmati masa istirahat. Usahakan di rumah, usahakan ada di lingkungan yang aman, yaitu di rumah," ucap Anies.

embed from external kumparan