Anies Soal Lonjakan COVID-19: Yang Bahaya Bukan Liburnya, Tapi Bepergian Bersama

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah kendaraan memadati ruas jalan jalur Wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Yulius Satria Wijaya/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan memadati ruas jalan jalur Wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Yulius Satria Wijaya/Antara Foto

Momen liburan kerap membuahkan lonjakan kasus COVID-19 di Jakarta. Efeknya biasa terasa setelah dua minggu periode libur tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai hari libur sebenarnya tidak berbahaya bagi penularan virus corona. Tapi perjalanan liburan itulah yang rawan.

"Yang menarik bukan liburnya tapi bepergian bersama. Begitu libur warga Jakarta banyak liburan sekeluarga dan naik mobil artinya semobil bisa lima orang lebih," kata Anies dalam HPN 2021, Senin (8/2).

Anies Resmikan Pencanangan Vaksinasi Corona di Jakarta. Foto: Dok. Youtube DKI

Di dalam mobil itulah satu keluarga dapat terpapar virus corona. Karena mereka berada di ruang tertutup dalam waktu yang panjang sehingga virus bisa menular dari satu anggota keluarga ke yang lainnya.

"Satu saja terpapar maka semobil berpotensi terpapar karena ruang tertutup 6 jam, 7 jam dan interaksi intensif di ruang tertutup," kata Anies.

Bayangkan ada 400 ribu mobil dan di dalamnya ada anak-anak muda terpapar ikut punya potensi penularan tinggi. Itu sebabnya liburan kasus naik.

--Anies Baswedan

Kendaraan memadati ruas Tol Jagorawi KM 6 di Jakarta, Kamis (29/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Kebijakan penanganan pandemi COVID-19 sangat tergantung pada kondisi kasus terkini. Anies mengatakan, Jakarta sudah 2 kali menjalani pengetatan setelah libur panjang karena kasusnya tinggi. Efeknya sangat terasa dan kasus COVID-19 berhasil turun.

"Jadi gelombang pertama turun dan gelombang 2 angkanya lebih tinggi dari gelombang pertama. Jakarta terlihat sekali efek pengetatan dengan kasus. Langsung landai. Begitu ada libur terjadi lonjakan," ucap dia.