Anjing yang Dibawa Wanita ke Dalam Masjid Sentul City Mati Tertabrak

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ibu Mengamuk di Mesjid Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ibu Mengamuk di Mesjid Foto: Dok. Istimewa

Polisi menemukan anjing milik Suzethe Margaret (52), yang mengamuk di Masjid Sentul City Bogor, dalam keadaan mati. Anjing itu sebelumnya juga sempat hilang lalu dicari oleh pihak kepolisian, tak lama setelah kejadian Suzethe mengamuk di masjid.

Kapolres Kabupaten Bogor AKBP AM Dicky menjelaskan, anjing milik Suzethe mati karena tertabrak mobil. Anjing itu ditemukan satpam beberapa ratus meter dari Masjid Sentul City.

"Anjing itu ditemukan warga, sekuriti, dalam keadaan meninggal di pinggir jalan. Diduga ditabrak oleh kendaraan," kata Dicky di Mapolres Kabupaten Bogor, Jumat (5/7).

Dicky mengatakan, penemuan anjing dalam kondisi mati tersebut telah dibuatkan berita acaranya, dalam upaya proses penyelidikan kasus yang menjerat Suzethe.

"Anjing itu memiliki kemiripan dengan yang dibawa oleh tersangka SM," ungkap Dicky.

Seorang ibu yang mengamuk di Masjid Sentul, Bogor. Foto: Dok. Istimewa

Meski demikian, ia menyebut anjing tersebut tak akan akan dijadikan sebagai barang bukti atas kasus penistaan agama yang dikenakan kepada Suzethe.

"Saya kira alat bukti lain sudah cukup dan tak signifikan dengan ditemukannya barang bukti tersebut," tutupnya.

Kasus Suzethe yang mengamuk dan masuk masjid sambil membawa anjing serta memakai sepatu menjadi perhatian publik. Suzethe juga telah diamankan dan tengah menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati karena mengidap gangguan jiwa, yakni skizofrenia paranoid.

Atas perbuatannya, Suzethe telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama.

kumparan post embed