Antisipasi Siswa Alergi Lauk MBG, SPPG Kemayoran Siapkan Menu Khusus

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Situasi persiapan pelaksanaan kembali Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Jakarta Pusat, Kemayoran (31/3/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Situasi persiapan pelaksanaan kembali Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Jakarta Pusat, Kemayoran (31/3/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Harapan Mulia, Kemayoran, Jakarta Pusat, memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dikonsumsi oleh seluruh peserta didik, termasuk mereka yang memiliki riwayat alergi makanan. Pihak SPPG telah menyiapkan langkah antisipasi berupa penyediaan menu pengganti khusus.

Ahli Gizi SPPG Harapan Mulia, Dea Ayu Putri, menyadari bahwa reaksi alergi makanan pada anak merupakan kondisi yang serius. Oleh karena itu, bagi siswa yang memiliki pantangan terhadap jenis lauk tertentu, porsi makanannya akan langsung disesuaikan sebelum didistribusikan.

"Jadi anak-anak yang punya alergi kayak alergi ayam, alergi ikan, kita kasih dulu yang bukan alerginya," ungkap Dea saat ditemui di lokasi dapur umum SPPG Harapan Mulia, Kemayoran, Selasa (31/3).

Situasi persiapan pelaksanaan kembali Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Jakarta Pusat, Kemayoran (31/3/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Untuk memastikan asupan nutrisi dan protein siswa tetap terpenuhi, SPPG menyuplai lauk alternatif yang dipastikan aman untuk dikonsumsi. Salah satu bahan makanan pengganti andalan yang disiapkan oleh dapur SPPG adalah tempe.

"Ini kita tambahin, kita kasih tempe. Ayam kita kasih ke anak-anak yang bukan alergi," jelas Dea.

Ia menambahkan bahwa pembagian lauk ini dilakukan secara teliti agar anak-anak mendapatkan makanan yang sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Meski terdapat penyesuaian jenis lauk pauk, Dea menjamin bahwa total takaran dan nilai gizi yang diberikan tetap setara dengan porsi reguler. Seluruh pemenuhan gizi ini telah dihitung secara cermat dan tetap mengacu pada standar data yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Situasi persiapan pelaksanaan kembali Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Jakarta Pusat, Kemayoran (31/3/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Di kesempatan yang sama, Kepala SPPG Harapan Mulia, Fakhri Irfan Pribadi mengatakan hari ini adalah kembalinya kegiatan SPPG usai libur Lebaran.

Pihaknya menyiapkan sekitar 3.298 porsi untuk 7 sekolah dan 1 posyandu. Pendistribusian dilakukan sebanyak 3 kloter.

"Kloter pertama itu jam 07.00 untuk SD. Kemudian yang SMP jam 10.30. Kemudian untuk yang SMA/SMK itu jam 11.00 sampai jam 12.00," ucapnya.

Sedangkan untuk Posyandu pukul 09.00 WIB.

Situasi persiapan pelaksanaan kembali Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Jakarta Pusat, Kemayoran (31/3/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Fakhri menjamin kualitas menu yang disajikan sesuai dengan standar kebersihan dan gizi. Evaluasi secara berkala juga dilakukan untuk menjamin mutu menu yang disajikan.

"Kita setiap seminggu sekali atau dua minggu sekali kita melakukan evaluasi terhadap relawan. Baik itu edukasi gizi, kemudian kemampuan pelatihan relawan, dan lain sebagainya," ucapnya.