Arzeti Duduk di Komisi Kesehatan DPR, Tommy Kurniawan Komisi Industri

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Artis dan mantan Peragawati Arzeti Bilbina barpose sebelum mengikuti pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna. Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
zoom-in-whitePerbesar
Artis dan mantan Peragawati Arzeti Bilbina barpose sebelum mengikuti pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna. Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

PKB berhasil membawa dua artis kondang lolos ke Senayan, yaitu Tommy Kurniawan dan Arzeti Bilbina. Bagi Tommy ini adalah periode pertama, tapi bagi Arzeti merupakan periode keduanya di DPR. 

Ketua Fraksi PKB, Cucun Syamsu Rizal, mengatakan Tommy ditugaskan fraksi di Komisi VI DPR yang membidangi investasi, persaingan usaha, dan industri. 

Sedangkan Arzeti ditugaskan di Komisi IX dengan lingkup tugas di bidang kesehatan dan ketenagakerjaan.

"Tommy Kurniawan Komisi VI, Arzeti Komisi IX," kata Cucun kepada kumparan, Selasa (29/10). 

Artis Tommy Kurniawan barpose sebelum mengikuti pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Menurut Cucun, Arzeti ditempatkan di komisi bidang kesehatan sebagai tugasa baru. Sebab, pada periode sebelumnya Arzeti ditugaskan fraksi di Komisi X bidang pendidikan dan olahraga. 

"Arzety untuk konsen di bidang kesehatan karena bidang pendidikan sudah pernah di periode lalu," ujar Cucun. 

Tommy Kurniawan saat pelantikan anggota DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selasa (1/10/2019). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Sementara Tommy ditugaskan di Komisi VI karena yang bersangkutan memiliki kompetensi sebagai enterpreneur, sehingga diharapkan berpihak kepada ekonomi kerakyatan. 

"Alasan Tommy Kurniawan di Komisi VI dia punya basic enterpreneur supaya bisa punya keberpihakan kepada ekonomi kecil sesuai dengan dapilnya Bogor. Di sana ketimpangannya masih tinggi, padahal penyangga ibu kota," tutup Cucun.

kumparan post embed