AS Ancam Sanksi Bila Kim Jong-un Jual Senjata ke Putin
·waktu baca 1 menit

Amerika Serikat bereaksi keras atas rencana lawatan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, ke Rusia. Washington menyatakan, siap menjatuhkan sanksi tambahan.
Pada Selasa (12/9) kereta membawa Kim dan rombongan kenegaraan Korut sudah masuk wilayah Rusia. Kim dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari ini.
Jubir Kemlu AS, Matthew Miller, pada Senin (11/9) menegaskan AS tak akan ragu menambahkan atau menjatuhkan sanksi baru, bila Kim menjual senjata ke Rusia yang akan dipakai pada perang Ukraina.
Miller menegaskan, AS akan terus meminta pertanggungjawaban entitas mana pun yang membantu Rusia menyerang Ukraina.
"Saya akan ingatkan pada dua negara segala macam pengiriman senjata dari Korut ke Rusia adalah pelanggaran dari berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB," kata Miller seperti dikutip dari Al-Jazeera.
"Kami, pastinya, akan secara agresif penegakan sanksi terhadap entitas yang membiayai upaya perang Rusia dan akan melanjutkan sanksi dan kami tak akan ragu menjatuhkan sanksi baru yang sesuai," jelas Miller.
Miller tak mengungkap detail apakah sanksi akan dijatuhkan ke Rusia, Korut, atau keduanya. Dia hanya memastikan AS memantau situasi pertemuan dan menanti hasil.
Saat ini Rusia dan Korut masih di bawah sanksi AS dan Barat.
