AS Konfirmasi Seorang Warganya Positif Hantavirus

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seseorang berpakaian hazmat (kedua kanan) dikawal menuju ambulans dari pesawat medis yang diduga membawa penumpang kapal pesiar MV Hondius yang terinfeksi hantavirus di Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda (6/5/2026). Foto: LINA SELG/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Seseorang berpakaian hazmat (kedua kanan) dikawal menuju ambulans dari pesawat medis yang diduga membawa penumpang kapal pesiar MV Hondius yang terinfeksi hantavirus di Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda (6/5/2026). Foto: LINA SELG/AFP

Kementerian Kesehatan Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi satu warganya positif hantavirus, Minggu (10/5). Orang tersebut merupakan bagian dari 17 warga AS yang dievakuasi dari kapal pesiar MV Hondius, tempat virus itu menyebar.

Mereka juga menyebut terdapat satu penumpang warga AS lainnya yang mengalami gejala penyakit tersebut. Namun, penumpang itu belum terkonfirmasi positif hantavirus.

Kemenkes AS kemudian menjelaskan seluruh warga negaranya yang menjadi penumpang kapal pesiar itu dipulangkan menggunakan pesawat terbang, demikian dikutip dari AFP.

Hantavirus adalah virus yang ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus. World Health Organization mengakui penularan antarmanusia dapat terjadi, tetapi risiko kasus semacam itu sangat kecil.

Data WHO menunjukkan sebanyak enam orang di kapal pesiar MV Hondius positif hantavirus. Dua penumpang lainnya juga mengalami gejala virus tersebut.

Sebuah perahu polisi mendekati kapal pesiar MV Hondius di pelabuhan Granadilla de Abona, setelah terkena wabah hantavirus, di Tenerife, Spanyol, Minggu (10/5/2026). Foto: Hannah McKay/REUTERS

Dari enam orang yang tertular, tiga orang yang terdiri dari pasangan suami istri asal Belanda dan seorang warga negara Jerman meninggal dunia.

Menurut WHO, hantavirus yang menyebar di kapal pesiar MV Hondius merupakan strain Andes yang menyebabkan penderitanya mengalami gangguan paru-paru.

Seseorang yang mengenakan alat pelindung diri (APD) berdiri di samping petugas kesehatan di pelabuhan Granadilla de Abona setelah kedatangan kapal pesiar MV Hondius yang terdampak wabah hantavirus, di Tenerife, Spanyol, Minggu (10/5/2026). Foto: Hannah McKay/REUTERS

Prancis dan Spanyol telah mengevakuasi warganya dari kapal MV Hondius yang sedang berlabuh di Canary Islands, wilayah Spanyol. Sementara itu, selain AS, negara-negara seperti Australia, Kanada, Belanda, Turki, Inggris, dan Irlandia juga telah menerbangkan warganya dari kapal pesiar tersebut.