AS Setuju Jual Senjata Senilai Rp 10,7 Triliun ke Taiwan
·waktu baca 1 menit

Amerika Serikat pada Rabu (4/8/2021) setuju menjual senjata seharga USD 750 juta atau setara Rp 10.7 triliun kepada Taiwan. Senjata tersebut berupa 40 buah sistem artileri howitzer.
Informasi itu disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Taiwan. Secara khusus mereka menyampaikan terima kasih kepada AS karena mau menjual senjatanya tersebut.
Kemlu Taiwan percaya sistem artileri howitzer buatan AS mampu membantu mereka menghadapi potensi ancaman dari China.
"Berhadapan dengan ekspansi dan provokasi terus menerus dari militer China, pemerintah kami akan meningkatkan pertahanan dan keamanan negara dengan determinasi teguh untuk mempertahankan kebebasan dan cara hidup rakyat kami yang demokratis," ucap Kemlu Taiwan seperti dikutip dari AFP.
Setelah persetujuan dari Kemlu, proposal pembelian akan terlebih dulu dibawa ke Kongres AS. Meski ada peninjauan, hampir dipastikan penjualan 40 sistem artileri howitzer medium 155mm M109A6 akan disetujui kongres.
Di bawah komando Presiden Xi Jinping China semakin meningkatkan tekanan ke Taiwan. Pulau itu masing dianggap China sebagai bagian kedaulatannya.
Hampir setiap hari pesawat militer China melakukan provokasi dengan masuk ke wilayah udara Taiwan.
Taiwan sendiri sampai saat ini terus menyatakan bukan bagian dari China. Bahkan, Presiden Tsai Ing-wen menegaskan siap mempertahankan kedaulatan Taiwan yang terancam direbut China.
