Asa Siswa SMKN 1 Bandung, Ingin 'Go Global' Kuliah atau Kerja di Inggris
ยทwaktu baca 3 menit

Senin pagi (1/12), siswa-siswi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN 1) Bandung tampak lalu lalang di area sekolah. Mereka beraktivitas seperti biasanya, namun kali ini ada yang berbeda karena sekolah tersebut akan didatangi seorang menteri.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin, datang ke sekolah itu. Ia datang untuk berdialog mengenai program SMK Go Global dengan guru di sekolah itu.
Kunjungan itu disambut antusias oleh para siswa-siswi. Mereka nampak memanggil-manggil dan meminta untuk berswafoto dengan Cak Imin.
Adeline (16) siswi kelas 11 jurusan Akuntansi, mengaku antusias menyambut program SMK Go Global. Menurutnya, program ini memberikan kesempatan bagi lulusan SMK untuk eksplorasi dunia kerja di luar negeri.
"Karena kan anak-anak SMK itu memang ditujukan untuk kerja ya, bekerja. Dan ketika ada SMK Go Global ini, kita memiliki kesempatan untuk bekerja di luar negeri nih. Jadi bisa mengeksplor dunia pekerjaan di luar negeri gitu," kata Adeline, Senin (1/12).
"Dengan adanya program SMK Go Global ini tuh, jadi ada kesempatan untuk kami selaku siswa dari SMK, untuk bisa berkesempatan bekerja di luar negeri. Jadi sangat antusias sekali sih," lanjutnya.
Adeline bercita-cita untuk dapat kuliah atau bekerja di luar negeri, khususnya di Inggris.
"Kalau saya sendiri jujur saya pengin banget ya ke kuliah atau kerja di Inggris," kata Adeline.
Cerita yang sama datang dari Aprilia (15). Ia memiliki keinginan yang sama seperti Adeline untuk bekerja di luar negeri.
"Secara pribadi saya ingin bekerja di Jepang atau di Jerman. Jadi, sudah terkenal kan Jepang itu dengan pekerjaannya yang bagus dan juga menarik gitu," ucap Aprilia.
Aprilia mengatakan, untuk mewujudkan cita-citanya itu, ia akan berusaha untuk mempelajari bahasa negara tujuannya.
"Kalau sejauh itu belum (belajar bahasa Jepang dan Jerman), tapi mungkin nanti saya bisa belajar lagi atau saya juga akan les lalu ikut di program-program yang memang membuka jalurnya untuk bekerja ke luar negeri," ujar Aprilia.
Berbeda dengan Aprilia dan Adeline, Bilqis (16), sudah mempersiapkan diri dengan mempelajari bahasa Korea untuk mewujudkan mimpinya bekerja di negeri ginseng. Ia mengaku mempelajari bahasa Korea melalui lagu dan film supaya dirinya lebih siap ketika akan mencoba bekerja di luar negeri.
"Aku pengen banget kerja di Korea gitu. Jadi dengan adanya program SMK Go Global ini makanya terpacu banget pengen ikutan," ujar Bilqis.
"Pernah (belajar bahasa Korea), mulai dari kayak nonton drama Koreanya, kayak denger musiknya dan lain sebagainya," kata April.
"Udah bisa bahasa Korea sedikit-sedikit," kata dia melanjutkan.
Melalui program SMK Go Global ini, mereka berharap mimpi-mimpi lulusan SMK untuk bekerja di luar negeri dapat tercapai.
"Semoga program ini berjalan, berjalan lancar," kata Bilqis.
