Asap Karhutla Selimuti 13 Daerah di Aceh

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peta indeks kualitas udara di wilayah aceh. Foto: windy.com
zoom-in-whitePerbesar
Peta indeks kualitas udara di wilayah aceh. Foto: windy.com

Sebaran asap terpantau di 13 kabupaten/kota di Aceh pada Kamis (15/10). Asap yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra itu menyebabkan jarak pandang menurun, termasuk di Aceh Utara yang tercatat hanya berkisar 2-3 kilometer.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Fitriana Nur, mengatakan pantauan satelit pada pukul 08.00 WIB menunjukkan asap menyelimuti Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Langsa, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Subulussalam, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Simeulue, Nagan Raya, dan Sabang.

Penurunan jarak pandang juga terdeteksi melalui pengamatan sejumlah stasiun meteorologi di Aceh. Di Sabang, jarak pandang dilaporkan turun menjadi sekitar 3 kilometer akibat asap.

“Berdasarkan laporan terbaru dari Stasiun Meteorologi Sabang, terpantau ada penurunan jarak pandang menjadi 3 km yang diakibatkan oleh asap,” kata Fitriana saat dikonfirmasi, Kamis (15/10).

Menurut Fitriana, berdasarkan pengamatan Stasiun Meteorologi Malikussaleh di Aceh Utara pada pukul 08.00 WIB mencatat jarak pandang berkisar 2-3 kilometer. Di Nagan Raya dan Sabang, jarak pandang berada pada kisaran 3-5 kilometer.

Adapun di Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, jarak pandang terpantau sekitar 7-8 kilometer.

BMKG juga mendeteksi satu titik panas atau hotspot di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Titik tersebut terpantau dalam pemantauan hingga Rabu (14/10) pukul 23.59 WIB.

Asap Bergerak ke Malaysia dan Singapura

Foto udara suasana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan lahan gambut Desa Leuken, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Sabtu (5/9/2026). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO

Sebaran asap turut terpantau di sejumlah provinsi lain di Sumatra, meliputi Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, dan Sumatra Selatan.

Dalam analisisnya, BMKG menyebut asap di wilayah Sumatra bergerak ke arah barat laut hingga utara. Pergerakan tersebut juga terindikasi mencapai Semenanjung Malaysia dan Singapura dalam fenomena transboundary haze atau kabut asap lintas batas.

“Arah angin di Indonesia pada umumnya bertiup dari timur-tenggara ke barat laut-utara,” tulis BMKG dalam laporannya.

Meski sebaran asap terpantau di sejumlah wilayah, pemantauan kualitas udara menunjukkan konsentrasi partikel halus PM2.5 di Aceh masih berada dalam kategori baik hingga sedang. Pengamatan Stasiun Klimatologi Aceh di wilayah Indrapuri dan sekitarnya juga menunjukkan kualitas udara dengan konsentrasi PM2.5 dalam kategori baik.

BMKG mengimbau masyarakat di daerah terdampak untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika jarak pandang menurun. Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat disarankan menggunakan masker yang sesuai apabila diperlukan.

Masyarakat juga diminta mengikuti pembaruan informasi cuaca, sebaran asap, dan kualitas udara dari BMKG, khususnya di wilayah yang mengalami penurunan jarak pandang.