Asosiasi Sebut Perwakilan Ojol Temui Gibran Bukan Bagian Mereka: Tak Mewakili

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
53
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Igun Wicaksono ketua Garda dan komunitas Ojol datangi rumah Iis Dahlia Sampaikan Surat Somasi, Jumat (27/12). Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Igun Wicaksono ketua Garda dan komunitas Ojol datangi rumah Iis Dahlia Sampaikan Surat Somasi, Jumat (27/12). Foto: Giovanni/kumparan

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima sejumlah perwakilan pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wapres, Jakarta pada Minggu (31/8). Salah satu asosiasi driver ojol, Garda Indonesia, menyebut mereka tak terdaftar menjadi anggota.

"Kita gak mengetahui mereka siapa. Apa mereka orang ini aplikasi yang hanya rekayasa ojol atau mereka ojol yang disuruh aplikasi," kata Ketua Garda Indonesia, Igun Wicaksono, pada Selasa (2/9).

"Mereka bukan orang asosiasi, tidak mewakili ojol," tegasnya.

Ia menambahkan, beberapa orang yang bertemu Gibran entah mewakili siapa. Sebab, menurutnya, hanya Garda Indonesia yang punya DPD (pengurus daerah) se-Indonesia.

"Rekan-rekan pengemudi ojol se-Indonesia itu mempertanyakan mereka mewakili siapa. Yang resmi terdaftar di negara ini Garda Indonesia, DPD-nya seluruh Indonesia yang mewakili rekan-rekan di Indonesia," ungkap dia.

"Sehingga kami menilai bahwa yang dilakukan Setwapres dengan mengundang ojol, pihak yang menggunakan atribut ojol, mereka mewakili siapa, itu tidak menjadi dasar mewakili suara ojol," sambungnya.

Ia menambahkan, Setwapres ceroboh dalam mengundang perwakilan ojol. Sampai saat ini tidak ada mediasi usai pertemuan.

"Ini kecerobohan. Setwapres tidak melakukan komunikasi terbuka, karena kami sebagai asosiasi atau lembaga yang selama ini melakukan pergerakan atau aksi tidak termediasi," kata dia.

"Andaikata ojol mereka mewakili sendiri, mereka bukan lembaga, mereka sendiri. Apa nama kelompok atau organisasi mereka?" sambungnya.

Lantas, bagaimana Igun tahu bahwa mereka bukan anggota Garda Indonesia?

"Hingga saat ini mereka tidak menyampaikan ke publik mereka ini siapa. Sampai saat ini. Itu yang dipertanyakan temen-temen ojol."

Wapres Gibran Rakabuming Raka mendengarkan aspirasi pengemudi ojek online di Istana Wapres, Jakarta pada Minggu (31/8/2025). Foto: Dok. Istimewa
Wapres Gibran Rakabuming Raka mendengarkan aspirasi pengemudi ojek online di Istana Wapres, Jakarta pada Minggu (31/8/2025). Foto: Dok. Istimewa

"Siapa mereka itu? Apakah mewakili ojol? Ojol seluruh Indonesia menolak," tutupnya.

Sekilas Pertemuan

Para pengemudi ojek online (ojol) beriringan mengantarkan ambulans berisi jenazah rekan mereka, Affan Kurniawan menuju pemakaman di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Kantor Istana Wapres mengundang perwakilan ojol berjaket Gojek, Grab, Maxim, dan InDrive pada Minggu (31/8). Pertemuan dengan Wapres Gibran itu terjadi menyusul tewasnya ojol Affan Kurniawan karena dilintas rantis Brimob dalam aksi demo.

Dari video yang dibagikan, Gibran dan para perwakilan ojol itu duduk bersama dalam sebuah meja bundar. Tampak mereka berbicara satu per satu di hadapan Gibran.

Sementara, Gibran yang mengenakan pakaian batik tampak mendengarkan aspirasi para pengemudi ojol itu.

Di akhir pertemuan, mereka saling bersalaman dan berfoto bersama. Pertemuan ini mendapat sorotan publik.

instagram embed