Australia Prihatin atas Kondisi Terkini Papua
·waktu baca 1 menit

Menlu Australia Penny Wong menyampaikan kekhawatiran atas kondisi Papua, usai serangan kelompok separatis kepada pasukan TNI yang sedang mencari keberadaan pilot Susi Air.
Lewat unggahan di akun Twitter resminya, Wong mengutuk aksi penyanderaan oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) di wilayah Mugi-Mam, Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Dia berharap kondisi Papua kembali damai.
"Australia sangat prihatin dengan laporan kekerasan yang baru-baru ini terjadi di Papua," kata Wong.
"Kami secara tegas mengutuk tindakan para penyandera dan berharap penyelesaian cepat, aman dan damai," sambung dia.
Serangan KST dilakukan terhadap 36 pasukan TNI. Puluhan prajurit itu sedang dalam misi mencari pilot Susi Air Philips Merthens asal Selandia Baru yang disandera sejak Februari 2023.
Satu dari 36 orang itu tewas akibat jatuh ke jurang sedalam 15 meter ketika KST menyerang. Prajurit itu teridentifikasi sebagai Pratu Miftachul Arifin.
Setelah serangan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menaikkan status operasi dari pendekatan lunak (soft approach) menjadi siaga tempur.
