Bali Bak Lockdown usai Nyepi: Akses ke Bandara Ditutup, 500 Turis Rusia Telantar

Akses publik selain rumah sakit, bandara, pelabuhan dan kantor polisi di Bali ditutup sejak Kamis (26/3) untuk mencegah penyebaran virus corona. Warga diimbau tetap dirumah.
Pintu masuk jalur lintas kabupaten/kota ditutup. Polisi, TNI, dan pecalang (aparat keamanan desa adat) mengawasi warga yang melanggar imbauan.
Warga berkendara dan beraktivitas akan dicecar pertanyaan terkait tujuan ke luar rumah. Warga akan disuruh kembali ke rumah bila alasan ke luar rumah dirasa tak terlalu penting.
Alhasil, ratusan turis kesulitan mengakses jalanan saat hendak menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Salah satu di antaranya, beredar surat dari Kedutaan Besar Rusia di Jakarta. Turis asal Rusia kesulitan mengakses kendaraan menuju bandara.
Kedutaan Rusia meminta kepada Gubernur Bali agar akses jasa transportasi diberi izin beroperasi. Ada sekitar 500 penumpang yang akan terbang dari Bandara Ngurah Rai, dengan rute Denpasar-Moskow. Sebagian besar penumpang turis asal Rusia.
"Sebagai Duta Besar Rusia untuk Indonesia saya menyampaikan permintaan sebesar-besarnya agar sudilah kiranya Yang Mulia berkenan memberi arahan kepada petugas keamanan, Polda, dan jasa transportasi, untuk memberi sinyal hijau atau izin untuk berangkat ke bandara bagi penumpang yang menunjukkan tiket pesawat flight SU 6296 Rossiya," demikian isi surat dari kedutaan Rusia untuk Indonesia, Kamis (26/3).
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardha Sukawati membenarkan adanya surat dari Kedutaan Rusia tersebut. Dia telah menerima surat itu. Dia tengah berkoordinasi dengan PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) agar turis-turis tersebut diberi akses menuju bandara.
"Saya yang terima dan sedang kami carikan tempat tinggalnya melalui teman-teman anggota PHRI. Hal yang sama juga kami lakukan agar wisawatan yang ke airport tidak ada halangan di jalan," kata dia.
Pria yang akrab disapa Cok Ace ini mengatakan, ia telah menyebarkan pesan ke PHRI agar membantu akses jalan bagi turis lain yang hendak ke bandara.
"Kami sudah sebarkan ke hotel apabila ada tamu yang berangkat bukan saja malam ini agar teman-teman PHRI membantu dan bila diperlukan surat keterangan dari hotel tempat tinggal mereka juga agar dibantu," kata Cok Ace.
Bagi wisatawan atau warga yang baru saja tiba di Bali, Cok Ace juga memastikan, lalu lintas dapat akses.
"Indonesia termasuk Bali tidak dalam posisi tertutup. Artinya masih bisa wisatawan yang akan menuju hotel yang tentu sudah melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat di airport," kata dia.
Berdasarkan catatan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ada 171 lalu lintas penerbangan di Ngurah Rai per Kamis (26/3) hari ini. 83 penerbangan domestik dan 88 penerbangan internasional.
****
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
