Bandara Heathrow Inggris Ditutup Selama 24 Jam Gara-gara Gardu Listrik Terbakar
·waktu baca 2 menit

Bandara Heathrow, Inggris, akan ditutup sepanjang hari karena kebakaran besar terjadi di gardu listrik di dekatnya. Jadwal penerbangan di Bandara Heathrow pun terganggu.
Dikutip dari Reuters, Jumat (21/3), Pemadam Kebakaran London mengatakan sekitar 70 petugas pemadam kebakaran diterjunkan untuk menangani api. Api itu menyebabkan pemadaman listrik massal di bandara tersibuk di Eropa itu.
Api terlihat membubung ke langit. Pemadam kebakaran mengatakan, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Berdasarkan situs pelacak penerbangan FlightRadar24, sejumlah penerbangan telah dialihkan ke bandara lain. Qantas Airways mengalihkan penerbangan dari Perth ke Paris dan United Airlines dari New York mengalihkan penerbangannya ke Shannon, Irlandia.
Sejumlah penerbangan dari AS juga berputar balik di udara dan kembali ke titik keberangkatan mereka. British Airways dan Virgin Atlantic mengalihkan penerbangan ke Gatwick.
"Untuk memastikan keselamatan penumpang dan awak pesawat, Bandara Heathrow akan ditutup sampai pukul 23.59 pada 21 Maret," kata Bandara Heathrow dalam tulisan di X. Pihak bandara juga meminta penumpang tidak pergi ke bandara.
Sementara itu, aliran listrik sejumlah rumah dan tempat bisnis di sekitarnya dimatikan.
"Pemadam kebakaran membawa 29 orang ke tempat yang aman. Dan sebagai tindakan pencegahan, garis polisi sepanjang 200 meter telah dipasang dengan 150 orang dievakuasi," kata pemadam kebakaran.
Masih belum jelas kapan aliran listrik dapat dipulihkan. Diperkirakan gangguan akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Bandara Heathrow merupakan salah satu bandara dengan dua landasan pacu tersibuk di dunia. 1.300 pesawat lepas landas dan mendarat setiap harinya.
"Heathrow merupakan salah satu pusat utama di dunia. Ini akan mengganggu operasi maskapai penerbangan di seluruh dunia," kata juru bicara FlightRadar24, Ian Petchenik.
