Bantuan Tetangga Kuatkan Perjuangan Sony Rawat Adiknya yang Balita

Perjuangan Sony (16) bekerja serabutan untuk menghidupi adiknya, Marcel (3), menggerakan hati warga sekitar. Mereka bergotong royong meringankan beban remaja yang ditelantarkan ibu kandungnya itu.
"Tetangga baik sama saya, mereka mau memberi roti dan biskuit setiap saya keluar rumah," ujar Sony saat ditemui di Rumah Singgah Dinas Sosial Tangerang, Rabu (4/1).
Selain bantuan dalam bentuk materi, Sony juga mendapat perhatian dan kasih sayang dari para tetangganya.
"Selain bantu makanan, mereka juga perhatian sama adik saya. Saat saya ketiduran, adik saya main keluar karena pagar rumah tidak terkunci, mereka memberi kabar ke saya," kata Sony.
Deni Kuncoro, Lurah Bugel, Karawaci, Tangerang, bercerita, sejak beberapa tahun silam ia dan warganya telah sepakat untuk bergotong royong membantu meringankan beban ekonomi Sony.
"Marcel pernah menderita gizi buruk, saya dapat laporan dari warga. Lalu pihak kelurahan langsung mengurus kesehatan Marcel ke rumah sakit. Kami siapkan berkas-berkas untuk mengkategorikan pasien sebagai golongan tidak mampu. Alhamdulillah, biaya pengobatan dilakukan dengan gratis selama lima hari Marcel dirawat," ujar Deni saat ditemui di kantornya, Rabu (4/1).
Deni menambahkan, pihak keluarahan setempat juga peduli dengan pendidikan Sony. Remaja itu putus sekolah sejak tahun 2013, saat ia sedang duduk di kelas 1 SMP Perintis Kota Tangerang.
"Karena ia putus sekolah, kita upayakan ke Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Kita akan meminta saran dan masukan ke sana mengenai kelanjutan nasib pendidikan Sony," ujarnya.

Ibunda Sony sebenarnya memiliki banyak kerabat dekat. Namun entah kenapa, tak ada satu pun dari mereka yang peduli dengan kondisi Sony dan adiknya.
"Saudara dari ibu saya sebenarnya banyak, tapi mereka enggak peduli. Saya malah dititipkan ke tante Desi yang kayak gitu (mengidap gangguan mental) kondisinya," kata Sony.
Sony dan Marcel telah dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Tangerang, pada Rabu (4/1) siang. Petugas dinas menjamin kelayakan hidup kedua anak itu.
