Bareskrim Pastikan Jokowi Lulusan SMA 6 Surakarta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers tentang hasil penyelidikan pengaduan masyarakat tentang dugaan tindak pidana terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/5/2025). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers tentang hasil penyelidikan pengaduan masyarakat tentang dugaan tindak pidana terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/5/2025). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Bareskrim Polri memastikan bahwa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), merupakan lulusan SMA 6 Surakarta. Hal ini dibuktikan penyidik Dittipidum Bareskrim Polri melalui uji forensik terhadap sejumlah dokumen yang diserahkan.

"Penyelidik juga menemukan fakta Bapak Insinyur Joko Widodo adalah benar lulusan SMA 6 Surakarta yang juga merupakan SMPP Surakarta pada tahun 1980," ujar Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro dalam jumpa pers, Kamis (22/5).

Hal itu dibuktikan dengan kesahihan sejumlah dokumen pendukung yang diteliti penyidik, antara lain;

  1. Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) nomor 26916 atas nama Joko Widodo yang telah diuji secara laboratoris, berikut sampel pembanding dari 3 rekan pada masa bersekolah di SMA 6 Surakarta, meliputi bahan kertas, pengaman kertas, teknik cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, dan tinta tanda tangan milik dekan dan rektor dan penelitian tersebut maka antara bukti dan pembanding identik berasal dari satu produk yang sama.

  2. Terhadap stempel yang ada di STTB nomor 2619 atas nama Joko Widodo sama dengan empat orang rekan satu angkatan dengan stempel pada SMPP Purwodadi, Grobogan, dan Wonogiri tahun 1980.

  3. Nomor Induk yang tertera pada STTB nomor 26916 atas nama Joko Widodo ditemukan oleh penyelidik teregister pada buku kartu Induk murid SMA tahun 1977 di arsip SMA 6 Surakarta.

"Penyelidik melakukan pengecekan terhadap buku daftar nama murid SMA Negeri 6 Surakarta tahun 1977, 1978, 1979 dan ditemukan nama Joko Widodo pada angka 38 kelas 1-11, angka nomor 20 kelas 2 IPA-2, angka 20 kelas 3 IPA-2. Itu nama Joko Widodo tercantum dalam daftar tersebut," jelas Djuhandani.