Bareskrim Polri: Fakar Suhartami Terima Aliran Dana Indra Kenz Rp 1,9 M
ยทwaktu baca 2 menit

Guru Indra Kenz, Fakar Suhartami, resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penipuan binary option Binomo. Fakar juga langsung ditahan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan menyebut, pria yang karib disapa Fakarich itu juga merupakan afiliator Binomo. Saat itu ia ditawari masuk oleh Brian Edgar Nababan, yang juga sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.
"Dan tersangka membuka kelas atau kursus atau grup berbayar untuk pelatihan Trading binary option Binomo pada website fakartrading.com di bawah Perseroan Terbatas PT Fakar Edukasi Pratama," kata Whisnu saat dikonfirmasi, Selasa (5/4).
Salah satu murid Fakar adalah Indra Kenz. Selain mengajari Indra, Fakar juga diketahui menerima aliran dana dari pria yang mengaku sebagai crazy rich Medan itu sebesar Rp 1,9 miliar.
"Tersangka juga mengajarkan Indra kesuma awal trading Binomo dan tersangka juga menerima aliran dana dari rekening tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz dengan total sebesar Rp 1.900.000.000," ungkapnya.
Sosok Fakar
Dalam sebuah video yang diposting akun Youtube Indra Kesuma pada 6 Maret 2022 dengan judul "CERITA AWAL MENGENAL TRADING DARI MISKIN SAMPAI JADI MILIARDER", Fakar mengatakan ia mengenal dunia trading sejak 2015.
"Aku kenal trading itu sudah dari 2015. Aku dulu pemain dari Medan Trader, forex. Aku main dari sana. Aku pernah ikut les privat dari ARA Hunter," kata Fakar.
Dari hasil lesnya itu dia mencoba membuat program sendiri untuk bermain binary option. Fakar pertama kali bermain binary option di Olymptrade. Namun karena kesulitan untuk membobol program tersebut, ia akhirnya berpindah ke Binomo.
"Olymptrade itu paling susah dibobol, itu alasannya aku enggak bikin robot di Olymptrade. Sistem mereka lebih kuat. Makanya akhirnya aku pindah ke Binomo. Makanya aku keluar [luncurkan] robot Binomo," kata Fakar.
Fakar diketahui memiliki situs Fakartrading.com (PT Fakar Edukasi Pratama). Di sana ia mempromosikan buku hasil tulisannya, robot trading, video trading, dan kelas trading.
