Baru Muncul di Polda Usai Mangkir, Siskae: Banyak Kerjaan di Kamboja

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Siskae memenuhi panggilan polisi atas keterlibatannya dalam film porno rumah produksi yang berada di 3 kawasan di Jakarta Selatan, Senin (26/9/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Siskae memenuhi panggilan polisi atas keterlibatannya dalam film porno rumah produksi yang berada di 3 kawasan di Jakarta Selatan, Senin (26/9/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Siskae akhirnya memenuhi panggilan Polda Metro Jaya atas keterlibatannya sebagai pemeran film porno dari rumah produksi yang berstudio di 3 lokasi di Jakarta Selatan. Ia mendatangi Mapolda Metro pada Senin (25/9).

Siskae mengungkapkan alasannya kenapa baru bisa memenuhi panggilan polisi. Dia mengaku baru kembali dari Kamboja karena bekerja.

"Oh iya, aku dari Kamboja kemarin banyak kerjaan. Live perform gitu sih sama karaokean," jelas Siskae kepada wartawan.

Di Kamboja dia mengaku menjadi Brand Ambassador dari sebuah acara yang berlangsung di negara tersebut.

Siskae memenuhi panggilan polisi atas keterlibatannya dalam film porno rumah produksi yang berada di 3 kawasan di Jakarta Selatan, Senin (26/9/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan

"Iya BA. Asik. Cukup menyenangkan ya karena emang kerja juga sih," ujarnya.

Siskae merupakan salah satu dari 16 pemeran film porno yang dibuat rumah produksi di Jaksel. Mereka terdiri dari 11 pemeran wanita dan 5 pemeran laki-laki.

Berdasarkan pengungkapan polisi, para pemeran dibayar Rp 10-15 juta per judul film yang dimainkan. Jumlah itu tergantung dari popularitas pemerannya.

"Bervariasi antara [Rp] 10 sampai 15 juta sekali pembuatan film, satu judul film," jelas Dirkrimsus Polda Metro Ade Safri Simanjuntak usai konferensi pers di Mapolda Metro, Senin (11/9).