Bayi 7 Hari dan 2 Bulan di Bogor yang Jadi PDP Corona Meninggal

kumparanNEWSverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutter Stock

Dua bayi berusia tujuh hari dan dua bulan yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meninggal dunia. Selain kedua bayi tersebut, ada tiga orang pasien dewasa lainnya yang juga meninggal dalam status PDP.

Bupati Bogor Ade Yasin di Kabupaten Bogor menjelaskan, kedua bayi yang meninggal tersebut berasal dari Kecamatan Cibungbulang dan Kecamatan Leuwisadeng. Sedangkan dua orang PDP dewasa yang meninggal berasal dari Leuwiliang dan satu orang lainnya dari Jonggol.

kumparan post embed

"Bayi perempuan dua bulan asal Kecamatan Cibungbulang dan bayi laki-laki usia 7 hari dari Leuwisadeng," tutur Ade, Rabu (29/4).

Selain itu, di Kabupaten Bogor, ada penambahan satu pasien positif COVID-19 berjenis kelamin perempuan asal Kecamatan Parung. Namun, ada juga penambahan pasien sembuh dari Kecamatan Cibinong.

embed from external kumparan

"Ada tambahan satu pasien COVID-19, satu pasien COVID-19 dinyatakan sembuh dan lima pasien PDP terkonfirmasi meninggal," imbuhnya.

Dengan penambahan tersebut, total kasus positif virus corona di Kabupaten Bogor ada 114 kasus. Dari jumlah tersebut, 13 orang sembuh, 11 orang meninggal, 317 orang ODP, dan 455 berstatus PDP.

-----------------------------------

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.