Bupati Bogor: Sekarang Trennya Sekeluarga Corona, Jadi Pelajaran, Jangan Tenang

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bupati Bogor Ade Yasin (ketuga kanan) saat meninjau pos pengamanan mudik Pospam Cigombong. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Bogor Ade Yasin (ketuga kanan) saat meninjau pos pengamanan mudik Pospam Cigombong. Foto: Dok. Istimewa

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin meminta masyarakatnya tak menyepelekan penyebaran virus corona. Musababnya, saat ini menurut Ade tren kasus penularan corona meningkat ke satu keluarga.

Apa yang disampaikan Ade itu mengacu pada penyebaran corona satu keluarga di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Ibu dan dua anak di Cileungsi terpapar corona

Diduga COVID-19 hinggap di tubuh ibu dan dua anak itu dari ayahnya melalui baju yang dikenakan. Ayah anak itu diketahui berprofesi sebagai tenaga medis di RS Darurat Wisma Atlet.

embed from external kumparan

"Sekarang trennya kan ada keluarga yang terkena (corona). Nah ini kan harus jadi pelajaran," ujar Ade, di Kabupaten Bogor, Rabu (29/4).

"Kenapa sekeluarga? Karena salah satu anggotanya kena, otomatis ketika diperiksa, semuaya positif. Ini yang harus diwaspadai. Jadi jangan tenang saja. Jangan merasa, saya keluar untuk cari makan dan sebagainya," lanjut Ade.

Ade mengimbau masyarakat usai kejadian itu harus tetap waspada. Menurut dia hal yang perlu diperhatikan adalah social distancing dan juga physical distancing antar-warga.

kumparan post embed

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.