Becak Kayuh Bertenaga Listrik Disiapkan Jadi Kendaraan Alternatif di Yogya

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebuah becak terparkir di tepi Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah becak terparkir di tepi Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) berencana menyiapkan becak kayuh yang dibantu tenaga listrik. Becak bertenaga listrik itu dinilai bisa jadi alternatif selain becak motor atau bentor maupun becak konvensional.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan bahwa Pemda DIY telah menugaskan Balai Pengembangan Teknologi Tepat Guna (BPPTG) dan Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) untuk menyiapkan becak kayuh yang dibantu listrik.

"Alternatif becak kayuh tapi dibantu listrik, kemarin saat peringatan dasawarsa keistimewaan kita sudah ada contoh satu becak yang dibuat BPPTG," kata Aji di Kepatihan Pemda DIY, Kamis (18/8).

Aji mengatakan bahwa Pemda DIY ingin agar becak kayuh tetap lestari. Namun, pihaknya juga ingin agar para pengayuh becak lebih dimudahkan saat bekerja.

"Dia pada saat dikayuh akan jauh lebih ringan dibandingkan tanpa listrik. Tetapi harus dilakukan karena kita ingin melestarikan becak kayuh tapi dengan sumber tenaga lebih ringan jadi kalau yang mengayuh orang tua tetap bisa kuat dan bentuknya seperti becak biasa," katanya.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji di Kantor DPRD DIY, Senin (8/8/2022). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

Dia mengatakan bahwa becak kayuh bertenaga listrik itu sudah diuji coba. Namun, memang saat ini belum diproduksi massal.

"Cari pasangan untuk produksi massal tentu perusahaan sepeda, prototipe yang buat BPPTG UPT Dinas Perindag," jelasnya.

Sejumlah becak terparkir di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Lanjutnya, bila sudah diproduksi massal, Aji tak menutup kemungkinan nantinya becak lama bisa ditukar dengan becak kayuh bertenaga listrik tersebut.

"Nanti pada saatnya kalau bisa adakan, maka setiap becak motor bisa ditukar satu becak mesin mesin. Dilakukan pendataan oleh Dinas Perhubungan, secara teknis akan dilakukan kerja sama antara Pemerintah DIY dengan pemerintah kabupaten/kota, khususnya Dinas Perhubungan-nya," bebernya.

Untuk operasional ke depan seperti apa, Aji mengaku belum ada pembahasan sampai ke sana. Pihaknya masih berkutat pada spesifikasi becak seperti apa yang dikehendaki.