Belanda Masih Mencekam, Puluhan Orang Bakar Trem di Amsterdam

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
12
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebuah trem rusak akibat puluhan orang bersenjatakan tongkat dan petasan menyusul kekerasan pekan lalu yang menargetkan penggemar klub sepak bola Israel pada hari Senin (11/11). Foto: AP Photo
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah trem rusak akibat puluhan orang bersenjatakan tongkat dan petasan menyusul kekerasan pekan lalu yang menargetkan penggemar klub sepak bola Israel pada hari Senin (11/11). Foto: AP Photo

Puluhan orang mencoba membakar trem di Amsterdam Belanda. Polisi setempat menyebut, massa datang membawa tongkat dan kembang api pada Senin (11/11) malam.

Kejadian ini berlangsung usai kekerasan yang pecah di Amsterdam pada akhir pekan lalu. Kejadian itu dipicu ulah pendukung klub Israel yang memprovokasi warga pro-Palestina di sana.

Kepolisian menyebut, aksi pembakaran pada Senin ini dapat ditanggulangi dengan cepat. Api dipadamkan sebelum semakin membara.

Polisi berjaga di lokasi trem yang dirusak puluhan orang bersenjatakan tongkat dan petasan menyusul kekerasan pekan lalu yang menargetkan penggemar klub sepak bola Israel pada hari Senin (11/11). Foto: AP Photo

Kendati demikian, massa merusak sejumlah properti dan bagian trem. Mereka juga melakukan pembakaran di sejumlah titik.

Sampai sekarang polisi masih menyelidiki kejadian itu. Belum diketahui apakah aksi itu terkait kekerasan pekan lalu atau bukan. Polisi juga belum bisa mengungkap kelompok mana yang melakukan aksi rusuh pada Senin malam itu.

Adapun, terkait kerusuhan pendukung bola Israel, kepolisian Belanda menyatakan sudah menangkap lima orang lagi yang terlibat kekerasan. Sebelumnya sudah empat orang yang ditangkap akhir pekan kemarin dan ditahan sampai sekarang, demikian dikutip dari Associated Press.

Sebuah trem rusak akibat puluhan orang bersenjatakan tongkat dan petasan menyusul kekerasan pekan lalu yang menargetkan penggemar klub sepak bola Israel pada hari Senin (11/11). Foto: AP Photo
Polisi berjaga di lokasi trem yang dirusak puluhan orang bersenjatakan tongkat dan petasan menyusul kekerasan pekan lalu yang menargetkan penggemar klub sepak bola Israel pada hari Senin (11/11). Foto: AP Photo

Para terduga pelaku kekerasan yang ditangkap Senin ini berasal dari sekitar Amsterdam dan berusia antara 18 sampai 37 tahun. Baru satu orang yang dibebaskan sedangkan empat lainnya yang ditangkap pada Senin masih diperiksa.

Kekerasan yang terjadi sejak pekan lalu di Belanda menjadi perhatian Perdana Menteri Dick Schoof. Dia memastikan video terkait kekerasan di Amsterdam akan diperiksa penegak hukum.

kumparan post embed

Sedangkan, Wali Kota Amsterdam melarang semua demo sebagai buntut dari pecahnya kerusuhan akibat ulah pendukung Israel. Beberapa kawasan di Amsterdam ditetapkan sebagai zona berisiko.

Polisi berhak merazia orang-orang mencurigakan di kawasan masuk ke zona berisiko.