Bentrok di Mal, Telinga Politisi Hong Kong Digigit Hingga Putus

Bentrokan antara demonstran pro-demokrasi dan polisi masih terus terjadi di Hong Kong. Pada Minggu (3/11), beberapa orang terluka ketika bentrokan terjadi di dalam mal, termasuk seorang politisi yang digigit putus telinganya.
Diberitakan Reuters, bentrokan di Cityplaza, distrik Taikoo Shing, membuat situasi mal tersebut panik. Padahal sebelumnya banyak keluarga yang tengah asyik berkeliling mal, atau menyaksikan permainan ice skating.
Ini adalah pekan ke-22 aksi pro-demokrasi digelar di Hong Kong. Massa memprotes RUU ekstradisi ke China daratan dan mendesak pemimpin Hong Kong Carrie Lam mundur.
Polisi mengatakan demonstran merusak sebuah restoran di dalam mal tersebut. Dalam upaya penertiban, tiba-tiba seorang pria bersenjata pisau menyerang demonstran. Tiga orang terluka dalam peristiwa tersebut, termasuk politisi pro-demokrasi Hong Kong Andrew Chiu.
Chiu yang akan maju dalam pemilihan dewan kota akhir bulan ini putus sebagian telinganya karena digigit oleh pria berpisau tersebut. Dalam berbagai foto yang tersebar, terlihat Chiu memegangi potongan telinganya, sementara tangannya penuh darah.
Anggota parlemen Partai Demokratik Hong Kong James To mengatakan para korban penikaman dalam kondisi luka serius. Pelaku yang belum diketahui identitasnya juga dilaporkan dilarikan ke rumah sakit setelah dihakimi massa.
Aktivis kenamaan Hong Kong Joshua Wong dalam Twitternya mengunggah foto Chiu. Dia "mengutuk serangan dan kekerasan terutama yang mengincar kandidat pemilu".
Menjelang pemilu, berbagai serangan menimpa politisi pro-demokrasi Hong Kong. Sebelumnya ada Jimmy Sham, anggota Front HAM Sipil, yang diserang pria-pria bersenjata tongkat bisbol dan pisau pada Agustus lalu. Pada Oktober, Sham kembali diserang dengan pisau dan palu.
