Bentrok di Malang Tewaskan 1 Mahasiswa: Berawal dari Pesta Kelulusan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pembunuhan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembunuhan. Foto: Shutterstock

Polisi masih memburu pelaku pembunuhan mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) bernama Keisnael Murri (23). Korban tewas ditusuk di salah satu kafe di Desa Tegalgondo, Malang.

Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik mengatakan, kasus ini berawal saat korban menghadiri pesta kelulusan seniornya asal Sumba Barat Daya. Di sana juga ada pelaku.

"Ada acara di kafe belakang UMM, acara ini yang dilaksanakan kelompok mahasiswa salah satu kampus swasta di Malang. Pesta ini untuk merayakan kelulusan kakak tingkat," kata Taufik kepada wartawan, Senin (26/6).

Di tengah pesta kelulusan itu, korban izin untuk berpamitan pulang terlebih dahulu. Ternyata ada yang tersinggung dan tanpa sebab mengeroyok korban hingga tak sadarkan diri.

Setelah korban ditinggalkan di lokasi. Beberapa saat kemudian ada warga yang menemukan korban. Polisi belum mengungkap detail alasan korban dibunuh.

"Kemudian, korban meninggalkan acara, tapi seperti ada orang yang tidak suka. Sehingga, diteriaki dan dikeroyok, lalu ditinggalkan tergeletak. Korban meninggal diduga sekitar pukul 01.30 WIB," ujarnya.

Warga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Karang Ploso dan korban dievakuasi ke RSUD Saiful Anwar Malang. Polisi belum menjelaskan secara detail luka yang dialami korban.

"Jajaran langsung terjun ke TKP setelah info diterima Polsek Karangploso. Saat tiba di lokasi, anggota menemukan korban sudah tergeletak," ucapnya.

Ada Kelompok Lain yang Datang ke Lokasi Usai Korban Tewas

kumparan post embed

Taufik menuturkan, pascaperistiwa bentrok itu, terdapat sekelompok orang tak dikenal mendatangi lokasi kejadian. Diduga, mereka mencari pelaku penganiayaan Keisnael.

Dalam pencarian itu, mereka juga melakukan pengerusakan di beberapa bangunan cafe di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, beberapa kendaraan juga dirusak.

"Kendaraan seperti sepeda motor hingga mobil dirusak. Yang dirusak kendaraan milik warga, termasuk mobil tersebut bukan milik mahasiswa, tapi milik orang Turen," katanya.

Taufik menyampaikan, sekelompok orang ini juga menyisir di beberapa wilayah di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dan Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Anggota Brimob dari Polres Malang dan Polresta Malang Kota diterjunkan untuk menjaga dua wilayah tersebut.

"Di Dau dan Karangploso disiagakan anggota kepolisian bersama Brimob. Ada sekitar 60 orang dari Brimob yang disiagakan di Dau dan Lowokwaru," tandasnya.

Sebelumnya, satu orang mahasiswa tewas dan beberapa kendaraan serta satu cafe rusak akibat bentrok mahasiswa di Desa Tegalgondo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang, Minggu (25/6) dini hari. Ada beberapa luka tusuk di tubuhnya.

Korban meninggal diketahui bernama Keisnael Murri berasal dari Sumba Barat Daya (SBD) seorang mahasiswa Universitas Tribhuana Tunggaldewi (Unitri) Malang.