Beredar Info RSHS Antre Pasien COVID-19, Ini Penjelasan Dinkes Bandung
·waktu baca 1 menit

Beredar pesan berantai di WhatsApp yang menyebut soal keterisian rumah sakit di Bandung. Dikatakan bahwa saat ini UGD RS Dokter Hasan Sadikin (RSHS) Bandung sudah overload.
Pesan tersebut juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke Bandung dalam satu hingga dua pekan ke depan.
"Teman-teman di Bandung sekadar info dari yang on duty RSHS malem ini, pasien covid19 luar biasa, UGD RSHS overload & beberapa korban meninggal di UGD, pasien & ambulance dari luar mengantre di luar & lobby ugd. Tetap siaga & sehat selalu untuk semua," tulis pesan tersebut
Menanggapi kabar yang beredar, Dinas Kesehatan Bandung memberikan pernyataannya. Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Bandung Yorisa Sativa menjelaskan bahwa kabar pesan WhatsApp yang beredar soal keterisian RSHS Bandung adalah hoaks.
"Berita nya tidak seperti itu, saat ini keterisian TT sekitar 86% dan RS tetap kooperatif dalam pelayanan, koordinatif dalam pelaporan, semua terpantau dan terlayani," terang Yorisa kepada kumparan, Jumat (11/6).
"Datanya dinamis setiap saat berubah sebab kondisinya ada pasien pulang lalu terisi lagi, pulang terisi lagi begitu seterusnya," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data dari Satgas Jabar, penambahan kasus per hari di Jabar melebihi 1.000 dalam sejak tanggal 25 Mei. Padahal, pada bulan Maret dan April, penambahan kasus di Jabar berada di bawah angka 1.000.
==
