Bergaun Bungkus Kopi, Pengantin di Banjarnegara Dapat Kado Bulan Madu

Acara pernikahan yang digelar oleh Pawit Wahono (28) dan Eni Rahmawati (21), warga asal Desa Gentansari, Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara, Jawa Tengah pada Senin (1/1) lalu memang menjadi sorotan masyarakat, khususnya pengguna media sosial.
Keduanya menggelar pernikahan dengan konsep dekorasi menggunakan barang bekas. Di antaranya drum minyak untuk tempat duduk pengantin, ban bekas untuk tempat duduk tamu undangan dan dekorasi pintu masuk, botol minuman dan sedotan untuk dibuat aksesoris bunga, serta masih banyak lagi.

Uniknya lagi, pakaian pengantin yang mereka kenakan juga terbuat dari bungkus kopi Kapal Api. Tak hanya mendapat respons positif dari masyarakat, keduanya juga mendapat hadiah tak terduga dari perusahaan kopi Kapal Api. Pawit dan istri mendapat hadiah bulan madu ke Pulau Dewata, Bali selama 5 hari, yaitu sejak 19 hingga 23 Januari 2017 lalu.

Saat dikonfirmasi kumparan (kumparan.com), Jumat (26/1), Pawit mengatakan jika ia dan istri tak menyangka akan diberi hadiah yang sangat istimewa, yaitu bulan madu gratis di Bali. Pawit yang hanya bekerja sebagai seorang kuli di pabrik olahan kayu, merasa hal itu seperti mimpi.
"Saya awalnya tidak sengaja pakai bungkus kopi itu. Pihak kopi Kapal Api tahu saya pakai baju dari bungkus itu dari media sosial. Akhirnya mereka datang ke rumah," kata Pawit saat dihubungi kumparan.

Pawit juga mengatakan jika pihak staf perusahaan tersebut awalnya hanya memberikan 20 dus kopi pada Minggu (7/1). Namun ternyata pada Kamis (11/1) direktur perusahaan tersebut datang langsung dari Jakarta ke rumahnya, Banjarnegara dengan membawa 60 dus kopi berserta hadiah bulan madu tersebut.

Hal itu dilakukan perusahaan kopi Kapal Api sebagai wujud ungkapan terima kasih atas kreatifitas yang dilakukan Pawit, beserta teman Karang Taruna Pelita Mas yang telah menyulap bungkus tersebut menjadi pakaian pengantin.

