Berharap Dewan Pengawas KPK yang Berintegritas

kumparanNEWSverified-green

comment
15
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi logo KPK. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi logo KPK. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Presiden Jokowi akan melantik pimpinan KPK periode 2019-2023 pada 20 Desember. Di hari yang sama, Jokowi juga akan melantik Dewan Pengawas KPK yang merupakan amanat UU KPK hasil revisi.

Jokowi mengaku sudah mengantongi nama-nama calon anggota Dewan Pengawas KPK. Meski demikian, Jokowi masih belum mau menyebut nama-nama calon Dewas KPK karena ada yang belum final.

"Ya, namanya nama sudah masuk. Tapi belum kita finalkan karena kan yang diambil lima (orang)," kata Jokowi di Kalimantan Timur, Jakarta, Rabu (18/12).

Jokowi menuturkan, calon Dewan Pengawas KPK berasal dari berbagai latar belakang. Mulai dari mantan pimpinan KPK, jaksa, akademisi, hingga dari kalangan ekonomi.

Presiden Jokowi berbincang dengan media di sela kunjungannya di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (18/12). Foto: Dok.Biro Pers dan Media Sekretariat Presiden

Namun, dikutip dari Antara, di Balikpapan, justru Jokowi membocorkan beberapa nama tersebut. Salah satunya adalah mantan Hakim Agung, Artidjo Alkostar.

"Ada hakim Albertina Ho, itu tapi belum diputuskan, lho, ya, Pak Artidjo, saya ingat tapi lupa, dan belum diputuskan," ujar Jokowi.

Masih mengutip Antara, Jokowi juga menyebutkan nama eks Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki. Namun, Jokowi tak menjelaskan secara rinci.

Khusus Artidjo, Ketua KPK periode 2015-2019 Agus Rahardjo menyambut baik. Menurut Agus, mantan Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung itu adalah sosok yang kredibel dan sangat baik selama bertugas sebagai Hakim Agung.

"Baguslah, ya, baguslah kalau Pak Artidjo, karena kita kenal sangat bagus, ya," kata Agus di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Rabu (18/12).

Agus tak berkomentar lebih jauh soal Dewan Pengawas KPK. Agus menegaskan, sosok yang mengisi posisi Dewas harus memiliki rekam jejak baik.

"Ya, pokoknya orang-orang yang kredibel, enggak apa-apalah," kata Agus.

Ilustrasi KPK. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Masuknya nama Artidjo juga mendapat sambutan baik dari Wadah Pegawai KPK.

"WP KPK menyambut baik jika dua nama yang beredar, yaitu Pak Artidjo Alkostar dan Ibu Albertina HO, akan menjadi Dewan Pengawas yang ditunjuk Presiden Jokowi," kata Ketua WP KPK, Yudi Purnomo Harahap, dalam keterangannya, Rabu (18/12).

Selain itu, sambutan yang baik juga datang dari Komisi III DPR, sebagai mitra kerja KPK. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP, Trimedya Panjaitan, menilai ketiga nama tersebut akan membawa prospek yang baik terhadap lembaga antirasuah tersebut.

“Seandainya orang-orang itu yang akan duduk nanti di dewas, ada secercah harapan bagi kita bahwa mereka tetap bisa menjaga semangat dan spirit etos kerja yang ada di KPK,” kata Trimedya dalam diskusi ‘Pemimpin Baru KPK dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi’ di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (18/12).

kumparan post embed

Sementara itu, Menkopolhukam Mahfud mengaku tidak bisa berkomentar banyak lantaran belum resmi. Sampai sekarang, kata dia, belum ada satu pun yang tahu siapa saja yang akan menjabat Dewan Pengawas KPK.

“Tidak bisa mengomentari sesuatu yang belum resmi. Silakan siapa saja yang dianggap baik oleh Presiden tentang dewan pengawas,” kata Mahfud MD ditemui di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (18/12).

Disinggung soal kriteria anggota Dewan Pengawas KPK, Mahfud mengatakan Presiden punya ukuran sendiri, yang pasti posisi tersebut harus diemban orang yang berintegritas.

“Presiden sudah punya ukuran sendiri, beliau akan memilih orang yang berintegritas, bersih, dan membuat masyarakat percaya,” kata dia.