BGN: 12 SPPG yang Sempat Bermasalah Akan Kembali Beroperasi Usai Dievaluasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala BGN, Dadan Hindayana (tengah), dalam kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi teknis pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Ancol, Jakarta Utara, pada Senin (27/10/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala BGN, Dadan Hindayana (tengah), dalam kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi teknis pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Ancol, Jakarta Utara, pada Senin (27/10/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyebut 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sempat ditutup karena bermasalah tak memenuhi standar operasional bakal kembali beroperasi.

"Ada 12 sekarang ini yang sudah rilis mau operasi kembali setelah selesai melakukan evaluasi dan juga perbaikan-perbaikan yang dilakukan," kata dia di Ancol, Jakarta Utara, pada Senin (27/10).

Dadan tak menyebut secara rinci 12 SPPG yang dimaksud. Dia hanya memastikan 12 SPPG itu sudah dievaluasi yang memakan waktu dua pekan hingga dua bulan.

Ilustrasi paket makanan MBG. Foto: Shutterstock

Dengan begitu, diharapkan tak ada lagi masalah dalam penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) ke para penerima manfaat.

"Mitra yang mengalami kejadian kan langsung kita evaluasi, kita investigasi, kemudian kita setop operasionalnya sampai hasil evaluasi," ucap dia.

Sementara itu, terkait dengan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Dadan mengatakan baru 560-an SPPG yang mengantongi sertifikat tersebut. Ke depan, dia berharap semua SPPG dapat mengantongi SLHS.

"Sampai hari ini ada sekitar 560-an kalau tidak salah ya. Saya belum terima data terbaru. Tetapi yang mengajukan sudah hampir semuanya. Jadi dalam prosesnya memang bertahap," kata dia.