BGN Fokus MBG ke Daerah 3T di Era Nanik S. Deyang, Pakai Opsi Dana Selain APBN
·waktu baca 2 menit

Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang, menggelar konferensi pers perdana usai dirinya ditunjuk untuk mengisi jabatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Nanik menyebut era kepemimpinannya akan memfokuskan penyebaran Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
“Merealisasikan program MBG untuk daerah 3T, tertinggal, terdepan, dan terluar,” ungkap Nanik di Kantor BGN, Jakarta pada Kamis (4/6).
Meski demikian, Nanik menyebutkan upaya ini akan diusahakan agar tak membebani APBN. Untuk itu, alternatif sumber pendanaan MBG di wilayah 3T pun telah disiapkan.
“Dengan beberapa alternatif skema pelaksanaan agar tidak membebani APBN,” sebut Nanik.
Nanik menegaskan, hal ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong efisiensi anggaran di BGN. Hal ini, kata Nanik, merupakan perhatian utama dari lembaga yang dipimpinnya.
“Kami concern hal pertama yang kami lakukan adalah untuk melakukan efisiensi anggaran, sehingga meskipun sekarang sudah dipotong tinggal Rp 268 (triliun), kami berharap masih bisa menurunkan lagi, namun tidak mengurangi sasaran,” jelas Nanik.
“Jadi kami akan terus melakukan efisiensi anggaran di berbagai bidang,” imbuhnya.
Nanik juga mengatakan bahwa keputusan ini merupakan hasil konsolidasi pertama setelah ia menjabat sebagai Kepala BGN. Katanya, konsolidasi tersebut baru dilakukan hari ini.
“Pada hari ini kami unsur pimpinan telah memulai konsolidasi internal BGN. Hal utama yang telah kami bahas dan kami siapkan rencana kerjanya adalah menuju pada efisiensi anggaran,” sebutnya.
