Bima Arya Sebut Corona yang Hinggap di Tubuhnya Bukan dari Turki

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Wali Kota Bogor Bima Arya merasa virus corona yang menyerang tubuhnya bukanlah hasil terpapar dari Turki. Seperti diketahui, Bima Arya sebelumnya sempat kunjungan ke Turki pada 9-15 Maret 2020.

"Memang banyak pertanyaan dari mana saya terpapar (corona), tetapi saya agak ragu kalau saya terpapar dari Turki," ujar Bima Arya saat interview eksklusif dengan kumparan bertema "22 Hari Melawan Corona", Rabu (15/4).

"Karena anggota rombongan lain itu negatif, dan cuma saya yang positif, sehari-hari staf saya ini intensif dengan saya, Pak Dubes, Pak Konjen, semuanya enggak ada yang positif," lanjut Bima Arya.

kumparan post embed

Bima Arya menduga COVID-19 masuk ke tubuhnya itu saat berada di Indonesia. Dia tidak menyebut lokasi persisnya.

"Kecil (kemungkinan) saya terpapar di Turki. Kemungkinan saya terpapar saat saya datang mendarat di Indonesia. Gejala itu baru terasa di hari kedua (usai mendarat di Indonesia)," kata Bima Arya.

Lebih lanjut Bima Arya juga mengatakan saat berangkat ke Turki, dia sudah memperhitungkan segala macam hal terkai kesehatan. Pada saat itu, kata Bima, Turki belum ada kasus positif corona.

Bima Arya dinyatakan positif corona pada 19 Maret 2020. Dia kemudian dirawat selama 22 hari sebelum dinyatakan sembuh.

--------- kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!