News
·
16 Februari 2021 17:31

Bima Arya Ubah Ganjil-Genap Weekend di Kota Bogor: Pukul 09.00-18.00 WIB

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Bima Arya Ubah Ganjil-Genap Weekend di Kota Bogor: Pukul 09.00-18.00 WIB (205)
Bima Arya tinjau ganjil genap di Pos Jaga Exit Toll Jagorawi. Foto: Dok. Istimewa
Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut kebijakan ganjil-genap di wilayahnya selama long weekend Imlek berdampak signifikan pada berkurangnya kasus positif COVID-19.
ADVERTISEMENT
Mobilitas kendaraan di sejumlah daerah lain di sekitar Kota Bogor juga menurun. Namun dari sisi ekonomi, kebijakan ini dinilai merugikan.
Bima Arya Ubah Ganjil-Genap Weekend di Kota Bogor: Pukul 09.00-18.00 WIB (206)
Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Forkopimda menggelar rapat evaluasi penerapan kebijakan ganjil-genap dan penerapan PPKM Berbasis Mikro di Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Selasa (16/2). Foto: Pemkot Bogor
Sebab tingkat kunjungan hotel, rumah makan, restoran hingga pasar, menurun drastis. Oleh karena itu, Pemkot Bogor bersama Forkopimda merumuskan formula baru agar menemukan titik tengah atas permasalahan tersebut. Yakni, protokol kesehatan diutamakan, namun ekonomi juga tak terpuruk.
"Karena itu kami menyepakati tadi, ganjil-genap insyaallah akan dilanjutkan pada hari Sabtu dan Minggu tetapi dibatasi jam pemberlakuannya dari jam 09.00 pagi sampai jam 18.00 WIB atau jam 6 sore," kata Bima di Gedung Satgas COVID-19 Kota Bogor, Selasa (16/2).
"Artinya memungkinkan untuk aktivitas ekonomi dibuka secara bertahap. Yang lain-lainnya masih sama jam operasional dan jam lainnya masih sama, sampai jam 9 malam," ujarnya.
Bima Arya Ubah Ganjil-Genap Weekend di Kota Bogor: Pukul 09.00-18.00 WIB (207)
Bima Arya tinjau ganjil genap di Pos Jaga Exit Toll Jagorawi. Foto: Dok. Istimewa
Hal senada juga dikatakan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro. Susatyo menjelaskan, sebelum pukul 09.00 WIB, pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berdagang pagi masih bisa berjualan. Kemudian setelah pukul 18.00 WIB, PKL malam juga bisa berdagang.
ADVERTISEMENT
"Sehingga kami melakukan ganjil-genap dari jam 9 sampai dengan pukul 18.00 dengan titik sekat dan check point yang akan kami tentukan. Apakah sekatnya akan seperti kemarin (sebanyak) 6, apakah masih ada check point, tentunya ini pola-pola, tetapi secara umum ganjil-genap tetap diberlakukan," tutur Susatyo.
Bima Arya Ubah Ganjil-Genap Weekend di Kota Bogor: Pukul 09.00-18.00 WIB (208)
Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Forkopimda menggelar rapat evaluasi penerapan kebijakan ganjil-genap dan penerapan PPKM Berbasis Mikro di Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Selasa (16/2). Foto: Pemkot Bogor
Condro juga memastikan secara umum pihaknya masih menggunakan pola ganjil genap seperti sebelumnya dengan 6 pos sekat, 5 checkpoint, serta 1 tim crowd free road.
“Sanksi juga masih sama. Kita mengacu kepada Perwali 107 karena ini bukan pelanggaran Undang Undang Lalu Lintas tapi tentang protokol kesehatan. Kecuali bagi para pelaku usaha yang sudah pernah dilakukan peneguran oleh tim Satgas COVID, lalu mengulangi kembali, maka kami akan mempertimbangkan bersama Pak Kajari untuk menerapkan pidana dalam menegakkan aturan-aturan protokol kesehatan,” jelas Susatyo.
ADVERTISEMENT
Pada ganjil-genap long weekend Imlek, polisi memang membuat 6 titik sekat, 5 check point, dan 1 tim crowd free road (CFR). Nantinya titik-titik ini akan dievaluasi menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Bima Arya Ubah Ganjil-Genap Weekend di Kota Bogor: Pukul 09.00-18.00 WIB (209)
Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Forkopimda menggelar rapat evaluasi penerapan kebijakan ganjil-genap dan penerapan PPKM Berbasis Mikro di Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Selasa (16/2). Foto: Pemkot Bogor