Bina Marga Jaksel Akan Bongkar JPO di Tendean yang Rusak Ditabrak Truk

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Situasi JPO di Jalan Kapten Tendean akibat ditabrak truk, Selasa (14/7/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Situasi JPO di Jalan Kapten Tendean akibat ditabrak truk, Selasa (14/7/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan bakal membongkar seluruh struktur jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, yang rusak setelah ditabrak truk crane pada Selasa (14/7) dini hari.

Kepala Sudinhub Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal mengatakan pembongkaran total harus dilakukan karena salah satu tiang penyangga JPO sudah terlepas dari pondasinya sehingga dinilai tidak lagi aman.

“Penanganan kami dari Bina Marga yang pertama kita akan membongkar JPO ini. Karena kita lihat pondasinya yang sebelah sini tiangnya sudah lepas, mau tidak mau kami harus lepas. Pelepasan itu juga tidak bisa setengah, harus seluruhnya. Karena kan apa? Karena kami tidak punya penunjang di tengah,” kata Rifki di lokasi, Selasa (14/7).

Rifki menjelaskan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan terkait waktu pelaksanaan pembongkaran. Proses tersebut baru dilakukan setelah jam sibuk pagi berakhir agar tidak semakin mengganggu arus lalu lintas.

Kasatlantas Polres Jaksel Kompol Mujiyanto dan Kasudin Bina Marga Jaksel Rifki Rismal di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

“Nah untuk penanganan kami sedang berkoordinasi tadi dengan dari Lantas maupun dari Dishub bagaimana kapan kami bisa action. Sementara kita juga nunggu jam peak hour, saat ini lagi jam sibuk-sibuknya. Jadi sementara kami biarkan begini, nanti jam peak hour selesai, kami akan tutup satu arah yang ke arah Blok M,” ujarnya.

Ia menambahkan, tahap awal pembongkaran dilakukan dengan memotong bagian atap JPO sebelum melepas gelagar jembatan. Peralatan yang dibutuhkan juga tengah menuju lokasi.

“Penanganannya kemungkinan kita alat-alat kami sedang meluncur, mungkin kita bisa action jam 10. Yang pasti yang pertama adalah kita pangkas dulu tuh atapnya dari JPO, karena kan jaraknya terlalu dekat. Kita putus dulu, baru kita lepas gelagarnya. Ya mudah-mudahan sore menjelang siang sudah selesai,” ucap Rifki.

Selama proses pembongkaran belum dimulai, petugas masih melakukan pengamanan di sekitar JPO untuk mengantisipasi risiko terhadap pengguna jalan.

Kondisi jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta, nyaris roboh setelah tertabrak truk bermuatan alat berat, Selasa (14/7/2026). Salah satu tiang penyangga JPO bergeser sekitar tiga meter akibat benturan tersebut. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

“Sementara kita buat pengamanan makanya. Ini kita masih tahan, kita masih pengamanan. Nanti setelah kondisi peak hour selesai, nah kita akan masuk baru kita lepas itu, kita amankan semuanya,” tuturnya.

Sebelumnya, JPO di Jalan Kapten Tendean nyaris roboh usai tertabrak truk bermuatan alat berat sekitar pukul 00.30 WIB. Akibat benturan itu, salah satu tiang penyangga bergeser sekitar tiga meter.

Memasuki jam sibuk pagi, arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kepadatan. Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas dan mengimbau pengendara menghindari Jalan Kapten Tendean arah Blok M, sementara pengendara sepeda motor sempat diperbolehkan melintas di atas trotoar untuk mengurai kemacetan.