BNN Ciduk Penyelundup Vape Etomidate-Ganja yang Disimpan dalam Knalpot di Bali

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Badan Narkotika Nasional (BNN). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Badan Narkotika Nasional (BNN). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menangkap seorang pria berinisial GAS alias Boing atas kasus penyelundupan ganja dan vape yang mengandung etomidate di Jalan Taman Pancing, Denpasar, pada Jumat (31/7).

Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. Putu Putera Sadana, mengungkapkan GAS diduga terlibat dalam peredaran narkotika yang diselundupkan melalui paket berisi knalpot sepeda motor bekas yang dikirim menggunakan jasa ekspedisi.

"Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya informasi peredaran gelap narkotika yang dikirim melalui paket dengan tujuan Denpasar," ujar Putera, Kamis (6/8).

Petugas kemudian melakukan controlled delivery terhadap paket tersebut hingga sampai ke tangan tersangka. GAS diamankan sesaat setelah menerima paket tersebut.

Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan yang disaksikan oleh warga. Dari penggeledahan itu, ditemukan barang bukti berupa 19 paket cartridge vape berisi narkotika jenis etomidate serta ganja seberat 11,12 gram netto yang disembunyikan di dalam paket tersebut.

"Barang bukti terdapat dalam paket kiriman yang disamarkan di dalam knalpot sepeda motor bekas," kata Putera.

Petugas juga menemukan 64,5 butir ekstasi dan tiga sachet cairan kental yang diduga merupakan narkotika jenis Happy Water di kamar kos pelaku.

Diduga Dikirim dari Kamboja

Sadana mengatakan, berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengaku dikendalikan oleh seorang pria bernama Sangap yang berada di Kamboja. Pengakuan tersebut juga didukung oleh hasil pemeriksaan alat komunikasi milik pelaku.

"Pelaku mengaku diperintah Sangap untuk mengambil paket berisi narkoba yang dikirim oleh teman Sangap. Pada paket tertulis nama pengirim Bang Gogon dengan alamat pengiriman dari Medan. Namun, pelaku tidak mengenal Gogon," terangnya.

Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke kantor BNNP Bali untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut oleh penyidik.

Menurut Putera, jenis narkotika kini semakin beragam, mulai dari bentuk padat hingga cair, dengan berbagai modus penyelundupan yang digunakan para pelaku.

"Jangan sampai Bali tercemar oleh narkoba yang dapat mengancam generasi muda sebagai penerus bangsa," tutupnya.