Bocah di Bantul DIY Tewas Usai Santap Sate dari Orang Tak Dikenal

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mayat. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mayat. Foto: Shutter Stock

Seorang bocah berusia 8 tahun di Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, DIY, bernama Naba Faiz P meninggal dunia usai menyantap takjil berupa sate dari orang tak dikenal.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/4). Polisi masih menyelidiki penyebab detail kematian bocah itu.

Sebelum tewas, ayah korban bernama Bandiman (36) yang bekerja sebagai ojek online menerima orderan tanpa menggunakan aplikasi di seputaran Mandala Krida, Kota Yogyakarta.

Dia menerima paket dari seorang perempuan berupa dua bungkus sate dengan nama pengirim Hamid.

"Disamperin orang perempuan tidak dikenal untuk kirim dua bungkus makanan bilangnya untuk takjil alamat di Kasihan. Ditanya dari Pak Hamid gitu," kata Kapolsek Sewon Kompol Suyanto dihubungi wartawan, Senin (26/4).

Kemudian Bandiman mengantarkan kiriman tersebut ke alamat tujuan di Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

Ilustrasi Membakar Sate di Luar Ruangan Foto: Shutter Stock

Setelah sampai tujuan, orang yang dimaksud sedang di luar kota dan hanya ada istrinya. Karena istri tersebut merasa tidak memesan dan tidak mengenal pengirim, makanan tersebut diberikan kepada tukang ojek ini.

"Ya udah buat bapaknya saja katanya, buat tukang ojek ini. Daripada mubazir, dibawa pulang, karena menjelang buka puasa," kata Suyanto.

Takjil itu kemudian dibawa Bandiman pulang dan menyantap sate ayam lontong itu bersama istri dan dua anaknya. Bandiman dan anak pertamanya menyantap dua tusuk sate tanpa bumbu.

Sementara istrinya Titik Rini (33) dan anaknya, Naba Faiz Prasetya (8), menyantap sate dengan bumbu. Setelah itu keduanya pingsan.

"Dibawa ke rumah sakit anaknya dinyatakan meninggal. Dan istrinya alhamdulillah terselamatkan dan kemudian bisa pulang," ujarnya.

kumparan post embed

Suyanto mengatakan kasus ini masih terus didalami. Pihaknya belum bisa menyimpulkan dan menduga apakah korban meninggal karena keracunan atau tidak.

"Saya belum mengatakan keracunan kalau belum ada pembuktiannya. Harus kita buktikan," katanya.

Sejauh ini sate itu diamankan dan dibawa ke puskesmas. Beberapa saksi sudah diperiksa dan olah TKP masih terus dilakukan.