Bom Bunuh Diri Juga Terjadi di Sekolah Militer Pakistan, 3 Orang Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas polisi berjaga setelah ledakan di luar gedung pengadilan di Islamabad, Pakistan, Selasa (11/11/2025). Foto: Waseem Khan/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Petugas polisi berjaga setelah ledakan di luar gedung pengadilan di Islamabad, Pakistan, Selasa (11/11/2025). Foto: Waseem Khan/REUTERS

Ledakan bom bunuh diri di Pakistan tak hanya terjadi di gedung pengadilan, tapi juga di sebuah sekolah militer di wilayah barat laut. Dikutip dari Reuters, Selasa (11/11), bom bunuh diri di gedung pengadilan terjadi beberapa jam setelah ledakan bom bunuh diri di sekolah militer, menewaskan 3 orang.

Hingga saat ini, belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di dua lokasi itu.

Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi mengatakan, pelaku meledakkan mobilnya di pintu masuk sekolah militer pada Senin (10/11) malam di Warziristan Selatan dekat perbatasan Afghanistan. Setelah itu, militan terlihat memasuki sekolah dan hingga Selasa sore masih bersembunyi di lingkungan sekolah.

Sementara itu, polisi hingga kini masih menutup TKP ledakan bom di gedung pengadilan. Naqvi mengatakan pelaku mencoba memasuki gedung pengadilan dengan berjalan kaki, tapi malah meledakkan bom di luar dekat kendaraan polisi usai menunggu di sana setelah 10 hingga 15 menit. Pelaku disebut menargetkan mobil polisi.

"Kami masih menyelidiki insiden ini dari berbagai sudut. Ini bukan sekadar pengeboman biasa. Ini terjadi tepat di Islamabad. Siapa pun yang terlibat, orang lokal atau dari luar negeri, mereka tidak akan luput," kata Naqvi.