Bosscha Akan Punya Teleskop Super Canggih: Pantau Semua Perubahan Benda Langit
·waktu baca 2 menit

Institut Teknologi Bandung (ITB) sedang membangun Teleskop Radio Very Long Baseline Interferometry (VLBI) Global Observing System atau VGOS. Teleskop raksasa dan super canggih ini beroperasi dengan cara bekerja sama dengan teleskop yang berada pada jaringan VLBI yang sama.
"Jadi secara prinsip teleskop ini tuh nantinya akan selalu bekerja bersama-sama dengan teleskop-teleskop yang lain di dunia yang masuk dalam jaringan VLBI," kata dosen Astronomi ITB, Taufik Hidayat dalam keterangannya, Senin (24/11).
Taufik mengatakan, sistem tersebut memberikan keuntungan resolusi sudut yang sangat tinggi. Teleskop ini juga memiliki ketelitian yang sangat tinggi sehingga dapat memonitor setiap perubahan posisi benda langit. Ia akan ditempatkan di Observatorium Bosscha.
"Seperti itu maka setiap perubahan posisi benda-benda langit di angkasa, di antariksa maupun di permukaan di bumi itu akan bisa dimonitor," ucap Taufik.
Teleskop ini masih dalam tahap pembangunan sejak November 2024. Taufik menyebut, teleskop tersebut direncanakan mulai beroperasi pada 2026 setelah melewati testing.
"Nanti akan ada periode testing, testing itu ya pengujian gitu ya, apakah dia sudah bekerja dengan normal dengan baik, nah itu kita berharap akan bisa dilakukan pada awal bulan Januari tahun depan," ujar Taufik.
"Nah, setelah beberapa waktu, mungkin bisa makan waktu 2 bulanan dan jika itu sudah dicapai maka dia mulai akan bekerja, melakukan riset bersama-sama dengan teleskop-teleskop lain dalam jejaring VLBI," kata dia melanjutkan.
Pengoperasian teleskop ini juga akan bekerja sama dengan Shanghai Astronomical Observatory Shanghai dari Chinese Academy of Sciences. Pembangunan teleskop VGOS ini akan menjadi teleskop radio pertama di Indonesia.
