BPJS Kesehatan Pastikan Aplikasi P-Care Vaksinasi COVID-19 di Kaltim Lancar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi nakes menyuntikan vaksin COVID-19 ke masyarakat. Foto: Jessica Helena Wuysang/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi nakes menyuntikan vaksin COVID-19 ke masyarakat. Foto: Jessica Helena Wuysang/ANTARA FOTO

Upaya dalam memerangi pandemi COVID-19 terus dilakukan, salah satunya dengan vaksinasi kepada setiap Warga Negara Indonesia. Tentunya BPJS Kesehatan memiliki peran penting dalam kegiatan vaksinasi tersebut.

Dalam proses vaksinasi, penggunaan aplikasi P-Care Vaksinasi BPJS Kesehatan telah menjadi andalan bagi tenaga kesehatan untuk mendata, memproses, dan melaporkan hasil dari kegiatan vaksinasi.

BPJS Kesehatan pun memantau langsung penggunaan aplikasi P-Care di daerah. Seperti saat, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati, mendampingi kunjungan kerja Presiden Jokowi ke sentra vaksinasi COVID-19 di Balikpapan Sport and Convention Center Dome, Rabu (24/8).

kumparan post embed
Ilustrasi nakes menyuntikan vaksin COVID-19 ke masyarakat. Foto: Aprilio Akbar/ANTARA FOTO

Dalam kesempatan itu, Lily turut didampingi Deputi Direksi Wilayah Kaltimtengseltara BPJS Kesehatan, Prio Hadi Susatyo. Hasil pemantauan, Lily memastikan aplikasi P-Care Vaksinasi berjalan lancar dan mendukung percepatan vaksinasi.

“Dalam kegiatan vaksinasi ini, BPJS Kesehatan berkomitmen penuh untuk membantu program vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah. Kami bersama-sama, baik itu dengan pemerintah pusat maupun daerah untuk menyelenggarakan kegiatan vaksinasi ini," jelas Lily dalam siaran pers BPJS Kesehatan, Kamis (25/8).

"Harapannya, seluruh masyarakat Indonesia dapat mengikuti kegiatan vaksinasi ini agar terhindar dari virus COVID-19. BPJS Kesehatan sendiri telah menyiapkan aplikasi P-Care Vaksinasi untuk membantu dalam proses registrasi, screening, pelaporan kegiatan vaksinasi hingga pencetakan kartu vaksinasi. Kami harap aplikasi tersebut dapat memudahkan dan mempercepat proses vaksinasi ini,” imbuh Lily.

Presiden Jokowi didampingi Menhan Prabowo Subianto dan Gubernur Kaltim Isran Noor saat meninjau vaksinasi COVID-19 untuk pelajar di Samarinda. Foto: Youtube/Setpres

Kegiatan vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan di pusat Kota Balikpapan ini dihadiri 2.000 peserta yang terdiri dari pelajar, masyarakat umum, dan lansia yang memiliki komorbid (penyakit penyerta).

Tidak hanya itu, kegiatan Vaksinasi COVID-19 ini dilakukan secara serentak di seluruh kota dan kabupaten Provinsi Kalimantan Timur dengan peserta sebanyak 15.776 orang. Kegiatan vaksinasi COVID-19 ini dimonitor langsung Presiden Jokowi melalui video conference dan secara umum berjalan dengan lancar dan memenuhi target yang ditetapkan.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Lily Kresnowati (kanan) Foto: BPJS Kesehatan

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengapresiasi dengan apa yang telah dilakukan BPJS Kesehatan. Ia mengungkapkan dukungan BPJS Kesehatan ini membantu proses vaksinasi di Kota Balikpapan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah membantu dalam kegiatan vaksinasi di Kota Balikpapan, terutama dengan hadirnya aplikasi yang diusung BPJS Kesehatan yaitu P-Care Vaksinasi," terangnya.

"Mengenai program JKN-KIS, kami juga sedang dalam proses untuk mendaftarkan seluruh warga Kota Balikpapan yang terdaftar di kelas tiga untuk nantinya didaftarkan menjadi tanggungan dari Pemerintah Kota Balikpapan, sehingga nanti tidak ada lagi warga yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Pemerintah Kota Balikpapan mendukung penuh program JKN-KIS,” ujar Rahmad.

ilustrasi vaksinasi COVID-19. Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto

Dalam pelaksanaan vaksinasi, peran tenaga kesehatan sangat penting untuk memastikan proses vaksinasi berjalan lancar. Salah satu tenaga kesehatan, Heti, mengungkapkan salah satu faktor kesuksesan vaksinasi karena dukungan aplikasi P-Care Vaksinasi. Menurutnya, menyebutkan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menggunakan aplikasi ini.

“Dengan adanya aplikasi P-Care Vaksinasi ini memudahkan kita sebagai tenaga kesehatan untuk melakukan pendataan, registrasi, screening hingga pelaporan vaksinasi," jelasnya.

"Kita patut bersyukur selama beberapa kali kegiatan vaksinasi ini berlangsung, tidak ada kendala yang kita hadapi. Semuanya berjalan dengan lancar, masyarakat tertib untuk menjaga protokol kesehatan serta proses vaksinasi bisa dilakukan dengan cepat,” ujar Heti.