Breaking News: Kasus Pertama di Indonesia, 2 Orang Positif Corona

2 Maret 2020 11:33 WIB
comment
70
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas mengenai perkembangan penyusunan Omnibus Law di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (27/12). Foto: Dok. BPMI Setpres/Lukas
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas mengenai perkembangan penyusunan Omnibus Law di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (27/12). Foto: Dok. BPMI Setpres/Lukas
ADVERTISEMENT
Presiden Jokowi menyatakan ada dua orang yang terkena virus corona di Indonesia. Dua orang ini terkena corona setelah berinteraksi dengan warga Jepang yang positif terkena corona.
ADVERTISEMENT
Saat memberikan keterangan di Istana Merdeka, Presiden Jokowi menjelaskan bagaimana kronologi sampai warga Jepang itu menularkan virus corona ke dua warga yang ada di Indonesia.
"Orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana positif corona, tim dari Indonesia langsung telusuri. Orang Jepang ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu siapa ditelusuri dan ketemu," kata Jokowi, Senin (2/3).
Ternyata orang Jepang tersebut menularkan virus corona ke seorang ibu dan putrinya. Sang ibu berusia 64 tahun sementara sang putri berusia 31 tahun.
"Dicek dan tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," jelas Jokowi.
Jokowi mengatakan dua orang yang terkena virus corona sudah berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
ADVERTISEMENT
Jokowi menegaskan, pemerintah siap menangani kasus pertama corona di Indonesia ini. Ia juga meyakinkan Indonesia sudah memiliki lebih dari 100 rumah sakit dengan standar isolasi baik dan peralatan dengan standar internasional.
"Kita juga miliki SOP yang standarnya sama dengan standar internasional yang ada. Kita juga miliki anggaran dan sudah diprioritaskan. Karena kalau tidak serius, ini sangat berbahaya karena penyakit ini perlu kita waspadai," ujarnya.
Sedangkan Menkes Terawan menjelaskan bahwa kedua orang yang positif corona itu menetap di Depok. Mereka sekarang dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.