British Airways Hentikan Penerbangan ke China Akibat Virus Corona

British Airways menghentikan semua penerbangan dari dan menuju Cina karena krisis virus corona atau novel coronavirus 2019 (2019-nCoV). Maskapai berslogan 'To Fly To Serve' ini pun meminta maaf atas penghentian sementara ini.
"Kami telah menangguhkan semua penerbangan ke dan dari Cina daratan dengan efek langsung mengikuti saran dari Kantor Luar Negeri (Inggris) terhadap semua kecuali perjalanan penting," kata British Airways dalam keterangan resminya, dikutip AFP, Rabu (29/1).
"Kami meminta maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan ini, tetapi keselamatan pelanggan dan kru kami selalu menjadi prioritas kami," tambahnya.
Belum diketahui hingga kapan British Airways menghentikan semua penerbangan dari dan menuju China. Setiap harinya, British Airways melayani penerbangan dari Bandara Heathrow, London, tujuan Shanghai dan Beijing.
Pengumuman British Airways ini menyusul pengumuman dari maskapai Rusia, Urals Airlines, yang juga menghentikan beberapa layanan dari dan menuju China akibat virus corona.
Penyebaran virus corona terus meluas setiap harinya. Virus yang berasal dari Kota Wuhan, Hubei, China, ini telah mencapai daratan Eropa. Sebanyak 4 orang terinfeksi virus corona di Prancis dan 4 orang di Jerman. Saat ini, belum ada laporan virus ini menyebar ke Inggris.
Sementara angka kematian akibat virus ini mencapai 132 orang di China dan hampir 6.000 orang dari sejumlah negara terinfeksi.
