BTN Bidik Pengguna Aktif e-Banking Tembus 1,56 Juta

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menargetkan jumlah pengguna layanan electronic banking (e-banking) tumbuh 30 persen tahun ini. Artinya, jumlahnya akan menjadi 1,56 juta pengguna aktif dibanding tahun lalu sebanyak 1,2 juta.
Direktur Corporate Banking BTN, Handayani mengatakan, transaksi e-commerce memang meningkat permintaannya sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Adapun untuk mencapai target pengguna e-banking tersebut, BTN akan lebih meningkatkan transaksi berbasis e-commerce.
"Kita di kuartal I-2017 kerja sama dengan beberapa airlines, dan sekarang banyak yang mau mudik Lebaran, misalnya di tiket.com dan traveloka, itu juga cukup membantu karena banyak transaksi dari situ. Karena kebetulan di program itu kita berikan cashback, voucher. Dari mulai Rp 1-10 juta," ujar Handayani di Menara BTN, Jakarta, Senin (12/6).
[Baca Juga: BTN Targetkan Transaksi Non Tunai Terus Meningkat]

[Baca Juga: Alibaba Cloud Siap Buka Data Center di Jakarta]
Menurutnya, kenaikan dari sisi e-banking juga mendorong peningkatan pendapatan non bunga (fee-based income).
"Selain itu, average balance (saldo) nasabah juga akan semakin meningkat. Karena tabungan itu jadi tabungan transaksional, sehingga dia harus memastikan dananya ada," jelas Handayani.
Ia menjelaskan, tahun ini BTN memang akan menggencarkan transaksi e-banking. Menurutnya, selama ini fee based income BTN lebih banyak konvensional, seperti treasury transaction, biaya administrasi dari tabungan atau deposito, aset manajemen dan sebagainya.
Adapun transaksi non tunai BTN terus menanjak, didorong peningkatan transaksi online di e-commerce. Per Mei 2016, dari jumlah transaksi non tunai sebesar 96.899 hanya 4.079 di antaranya adalah transaksi online. Namun, Mei 2017, transaksi non tunai meningkat 34 persen menjadi 130.797 transaksi dibandingkan posisi Mei 2016.
