Buron FBI Russ Medlin Cabuli Remaja Usia 15 dan 17 Tahun di Rumah di Kebayoran

16 Juni 2020 13:11 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Buronan FBI Russ Medlin digiring di Mapolda Metro Jaya.  Foto: Polda Metro Jaya
zoom-in-whitePerbesar
Buronan FBI Russ Medlin digiring di Mapolda Metro Jaya. Foto: Polda Metro Jaya
ADVERTISEMENT
Buronan Federal Bureau of Investigation (FBI), Russ Medlin, ditangkap di rumah kontrakannya di Jalan Brawijaya, Kebayoran, Jakarta Selatan, Minggu (14/6). Ia ditangkap atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan Medlin melakukan pencabulan terhadap 3 perempuan, dua di antaranya berusia 15 dan 17 tahun.
“Tim melakukan penggeledahan dan menemukan 1 (satu) orang laki-laki yang berinisial RAM, yang baru saja menyetubuhi 3 perempuan yang 2 orang di antaranya berusia anak,” kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (16/6).
Barang bukti yang disita dari kediaman Russ Medlin. Foto: Polda Metro Jaya
Yusri menuturkan kasus tersebut terungkap setelah warga sekitar mencurigai adanya perempuan di bawah umur keluar masuk dari rumah pelaku. Hal itu kemudian dilaporkan ke kepolisian.
Polisi kemudian menggerebek rumah Medlin. Ditemukan pelaku bersama seorang rekan wanita WNI berinisial A (20). Rekan pelaku tersebut diduga sebagai muncikari bocah di bawah umur.
ADVERTISEMENT
“Modus pelaku, meminta dicarikan perempuan yang masih anak di bawah umur kepada tersangka A melalui pesan WhatsApp. Korban diajak berhubungan intim layaknya suami istri. Pelaku memberi uang sebesar Rp 2 juta,” rinci Yusri.
Atas perbuatannya, Medlin ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 76 D jo Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.
“Pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar,” tandasnya.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
*****
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.