Bus Nyaris Tertabrak Kereta di Halimun, TransJakarta Beri Penjelasan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga masuk ke dalam bus Transjakarta di Halte Transjakarta Kuningan Barat, Jakarta, Kamis (1/9/2022). Foto: aprilio Akbar/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Warga masuk ke dalam bus Transjakarta di Halte Transjakarta Kuningan Barat, Jakarta, Kamis (1/9/2022). Foto: aprilio Akbar/Antara Foto

Media sosial diramaikan dengan unggahan sejumlah penumpang Transjakarta yang busnya nyaris tertabrak kereta di kawasan Halimun, Jakarta Pusat. Beberapa penumpang bahkan memecahkan kaca belakang sebagai antisipasi untuk menyelamatkan diri.

Dari sejumlah unggahan di twitter, bus Transjakarta SAF 105 melintas di pintu perlintasan kereta Halimun. Saat itu kondisi tengah hujan deras. Peristiwa terjadi pada Jumat (4/11).

Bus yang sudah masuk ke area rel sebidang tiba-tiba berhenti. Lalu lintas padat, palang pintu kereta berbunyi. Sontak penumpang panik. Terlebih melihat kereta semakin dekat.

Beberapa orang di bagian belakang bus berinisiatif memecahkan kaca belakang menggunakan alat pemecah kaca yang tersedia. Belum sempat penumpang turun, sopir berhasil memundurkan bus dan keluar dari area perlintasan sebidang.

Selang beberapa detik, kereta melintas.

Terkait peristiwa ini, Kepala Divisi Sekretaris PT Transjakarta, Anang Rizkani Noor mengatakan, kala itu arus lalu lintas memang tengah padat. Puncaknya, bus tersendat saat tengah melintas di perlintasan rel kereta api Halimun.

”Tidak lama kemudian sirine peringatan kereta akan melintas dibunyikan, sedangkan posisi bus masih berada di tengah perlintasan rel,” ujar Anang melalui keterangan tertulis, Senin (7/11).

Anang mengapresiasi inisiatif sopir untuk memundurkan bus. Inisiatif itu, turut didukung oleh pihak patroli Transjakarta yang sigap membantu sopir untuk memundurkan bus yang dikendarainya.

”Pramudi bus mengambil keputusan tepat dengan meminta kendaraan di belakangnya untuk mundur sembari ikut memundurkan armada bus,” ungkap dia.

”Inisiatif ini lancar berkat dibantu oleh petugas Patroli Transjakarta yang berada di lokasi. Hasil dari inisiatif cepat pramudi, bus bisa dimundurkan pada posisi aman di luar perlintasan rel, seluruh penumpang selamat, dan tidak ada yang keluar bus,” sambungnya.

Beruntung, kejadian tersebut tak sampai menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Namun Anang mencatat ada satu penumpang wanita yang berusaha memecahkan kaca belakang bus dengan palu pemecah kaca. Upaya tersebut menyebabkan tangan penumpang wanita itu terluka akibat terkena serpihan kaca.

“[namun] Kami telah mengevakuasi seluruh penumpang bus ke Halte Pasar Rumput, dan satu korban luka sudah ditangani di Klinik Setia Budi dan telah diperbolehkan pulang," kata Anang.